WEB KAJIAN PSIKOLOGI DAN PENDIDIKAN


MENGUPAS TUNTAS KEILMUAN PSIKOLOGI
Pil Dekstro Disalahgunakan Pelajar untuk Mabuk

Pil dextro (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Dinas Kesehatan Kota Sukabumi memperketat pengawasan peredaran pil dekstro atau pil untuk meringankan sesak napas di setiap apotek karena obat ini sering disalahgunakan oleh pelajar.

"Obat ini sebenarnya digunakan untuk meringankan sesak napas dan batuk, tetapi oleh beberapa oknum remaja bahkan pelajar, pil tersebut disalahgunakan untuk dijadikan sarana untuk mabuk-mabukan atau pengganti narkoba," kata Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinkes Kota Sukabumi Lulis Delawati di Sukabumi, Minggu.

Menurut Lulis, sebenarnya obat ini berlogo biru atau masuk dalam kategori obat bebas terbatas sehingga bebas dijual di mana saja. Dan, jika digunakan dalam dosis yang tepat, obat ini bisa membantu dalam meredakan sesak napas dan batuk.

Namun sayangnya, kata dia, ada beberapa oknum yang menyalahgunakan obat itu sebagai pengganti narkoba untuk mabuk-mabukan dengan menggunakan dosis yang tinggi.
Dijelaskan efek samping dari obat itu jika diminum dengan dosis yang tinggi si peminumnya bisa merasakan ketenangan yang berlebih serta halusinasi.

"Bahkan efek samping lainnya jika obat ini diminum tidak sesuai dengan anjuran dokter atau melebihi dosis yang dianjurkan bisa menyebabkan kematian," katanya menegaskan.

Dijelaskan Lulis, dosis dextromethorphan di atas 200 mg akan timbul halusinasi dan euforia serta orang akan lupa pada masalah yang dihadapinya.
Efek samping yang lebih berat, lanjut dia, adalah kejang, tidak sadar, bahkan kematian. Meski berakibat fatal, pil ini bukanlah termasuk narkoba sehingga termasuk obat legal dan bisa dibeli siapa saja.

"Selain memperketat pengawasan, kami juga berkoordinasi dengan lembaga lainnya, seperti kepolisian, untuk melakukan pengendalian terhadap peredaran pil dekstro," kata Lulis.

Ia mengatakan bahwa Dinkes juga sudah menginstruksikan kepada apotek, puskesmas, dan rumah sakit lainnya untuk tidak mudah menjual pil itu, kecuali benar-benar digunakan untuk obat.

Selain itu, jika ada remaja yang mencurigakan membeli pil ini dengan jumlah dosis yang tinggi agar pihak apotek meminta keterangan surat dokter. Cara tersebut untuk mengantisipasi penyalagunaan pil itu, katanya.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : Antara


Komentar :

Nama :
E-mail :
Web :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar


    [Emoticon]

Pengumuman PPMB

Artikel Popular

  • Silabus dan RPP Bimbingan Konseling berkarakter
    27-01-2012 18:06:47  (772)
  • Buku Pribadi Siswa untuk BK
    21-02-2012 23:13:55  (312)
  • Pembuatan Alat Peraga Bimbingan Konseling
    14-03-2012 09:09:01  (217)
  • Tes Karakter Orang
    18-02-2012 04:20:47  (210)
  • Saatnya Mengukur Sendiri Tingkat IQ Anda
    12-02-2012 12:43:11  (205)

Pengunjung

    1291331

PENCARIAN ARTIKEL


SILAKAN KETIK KATA KUNCI DIBAWAH INI

SELAMAT DATANG

Website ini dipersiapkan sebagai wadah saling berbagi keilmuan dan media pembelajaran dari berbagai sudut pandang Psikologi, Manajemen Sekolah, Perkembangan Dunia Pendidikan, Agama, Sosial, Budaya, dan Politik di Indonesia. Untuk Pengembangan website lebih lanjut sangat diharapkan masukan, kritikan dan saran yang sifatnya membangun dari pengunjung tercinta. Semoga artikel yang ada di dalam website dapat bermanfaat untuk kita semua, amin.

Motto Hidup

Torehkan Prasasti Hidup Dalam Wujud Keilmuan

Blog Guru Indonesia

Bookmark and Share

HUBUNGI PENULIS

Bagi pengunjung yang mencari informasi lebih jauh terkait artikel di website ini silakan hubungi kami di 081913042100 atau email ndorodemang@kemenag.go.id Trima Kasih.

Hadir di Facebook

Link Partner