WEB PSIKOLOGI & PENDIDIKAN


MENGUPAS TUNTAS KEILMUAN PSIKOLOGI DAN KEPENDIDIKAN
Kumpulan Opini Guru Dalam Uji Publik Kurikulum 2013 bagian 56

  • wendierazif, Dki jakarta, 3 Dec 2012
    1.Mata pelajaran peminatan akademik ini harus dibagi untuk sekian banyak bidang studi, apakah sekolah-sekolah kita bisa bersaing dengan sekolah-sekolah internasional (yang langsung berafiliasi dengan luar negeri) yang sudah menjamur di berbagai kota di Indonesia ?? 2. Apakah hal ini berarti membebaskan SMA untuk memilih kurikulum internasional sendiri (Cambridge, IB, ACT, dll) ???
  • purwo , Jawa tengah, 3 Dec 2012
    untuk kelompok B, mengapa tidak dimasukkan mapel Pendidikan lingkungan hidup dan pendidikan enterpreneur saja? bukankah salah satu kompetensi masa depan; Memiliki rasa tanggungjawab terhadap lingkungan? jika tidak memungkinkan untuk menambah mapel di kelompok B, sebaiknya SK-KD seni budaya dan prakarya ini mengakomodasi PLH dan entrepreneur.
  • Donald Kartika S, Di. yogyakarta, 3 Dec 2012
    Saya setuju dengan Ir.purwo sutanto,PLH dan enterpreneur bukankah sangat dibutuhkan di era sekarang dan kedepan? saya belum melihat materi ini terakomodir,sangat baik bila dimasukkan ke kelompok B.
  • pujiwindriyani@gmail.com, Banten, 3 Dec 2012
    Menanggapi kelompok C(Peminatan), tentunya melibatkan guru Bimbingan Konseling dalam menggali potensi minat bakat siswa, dengan demikian Bimbingan Konseling tetap diperlukan pada jenjang SMA maupun SMK
  • heni2012, Di. yogyakarta, 3 Dec 2012
    Mohon dipertimbangkan, alokasi mata pelajaran Bahasa Inggris 2 jam? dengan alokasi waktu yang se-sedikit itu apa mampu membekali kemampuan berbahasa Inggris Peserta didik? Apa nantinya mampu bersaing di era global?
  • Fitriniarsih, Jawa tengah, 3 Dec 2012
    Alhandulillah...pelajaran sejarah indonesia tidak dihilangkan,karena saya amati anak anak mulai kurang mengenal sejarah terutama dalam menghargai para pahlawan mereka,karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya,....JANGAN HAPUS PELAJARAN SEJARAH,..TRIMA KASIH
  • BEKTI LESTARI, Di. yogyakarta, 3 Dec 2012
    Mohon pertimbangan untuk guru yang sudah tersertifikasi tetapi mapelnya dihapus,bagaimana kelanjutannya..Saya setuju pendidikan lingkungan hidup dimasukkan dalam kelompok B
  • Deni Hadiansah, Jawa barat, 4 Dec 2012
    Dalam struktur kurikulum SMA, baik di kelompok Pilihan Wajib, Pilihan, atau Peminatan, tidak ada MULOK atau tidak ada alokasi untuk Mata Pelajaran Bahasa Daerah. Hal ini perlu dipaparkan atau diluruskan, karena berakitan dengan: 1. Di tengah mendengungkan pendidikan karakter, tentu saja dengan tidak ada alokasi untuk Mulok atau Bahasa Daerah, jelas akan mencerabut jatidiri bangsa. 2. Nasib guru bahasa daerah (Sunda, Jawa, Bali, dll), baik PNS dan Non-PNS, tentu akan diajdikan guru apa? Apabila diintegrasikan dengan penjas, seni budaya, dan prakarya, jelas salah kaprah. 3. Dalam kelompok MP Peminatan, saya anggap melanggar undang-undang tentang bahasa, bendera, dan lambang negara, yang menyebutkan selain bahasa Indonesia, terdapat bahasa daerah. Di lain pihak, dalam kurikulum bahasa daerah tidak terdapat alokasi khusus, sebaliknya bahasa asing ada. Sangat ironis sekali. 4. Pertimbangkan ulang alokasi untuk mulok atau tertutama mata pelajaran bahasa daerah (Sunda, Jawa, bali, dll), yang selama ini sangat berkontribusi terhadap pendidikan karakter, pengembangan budaya daerah, dan penguatan jatidiri bangsa. 5. Akan terjadi kritik dan protes menajam, apabila alokasi bahasa daerah dihilangkan, selain terdapat jurusan di perguruan tinggi, guru PNS bahsa daerah, juga para sastrawan dan budaywan daerah akan mengajukan kritik, saya sinyalir hal ini, karena untuk bahasa sunda, jawa, dan bai, sudah dijadikan mulok wajib daerah serta terdapat perda di masing-masing daerah tersebut.
  • fatkhur, Jawa tengah, 4 Dec 2012
    Berkaitan dengan pengurangan jam pelajaran kelompok A untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang semula 4 jam menjadi 2 Jam, Perlu dipertimbangkan lagi mengingat mata pelajaran tersebut termasuk mata pelajaran dasar, apakah alokasi waktunya cukup untuk ketercapaian kompetensi siswa? Apabila tetap dilaksankan, perlu ada telaah penyesuaian materi dengan alokasi waktu untuk ketiga mata pelajaran tersebut
  • paullombok, Nusa tenggara barat, 4 Dec 2012
    Untuk Mata Pelajaran Bahasa Inggris, mengapa hanya 2 jam? Padahal kurikulum 2006 Bahasa Inggris mengalokasikan waktu 4 jam, itupun siswa masih kesulitan dalam menguasai MP tsb, apalagi kalau hanya 2 jam. Bahasa Inggris sangat penting untuk semua kelompok peminatan, baik ketika mereka masuk PT atau ke dunia kerja. Saat ini hampir semua profesi mensyaratkan kemampuan berbahasa Inggris sebagai syarat utama dlm perekrutan, apalagi pada daerah2 yg potensi pariwisatanya sangat menonjol. Perlu dipertimbangkan lagi untuk menambah jam untuk Bahasa Inggris. Proses dan methode pembelajarannya sebaiknya diserahkan kepada guru masing2 karena hanya mereka yg paling tahu kondisi, potensi, masalah dan input siswanya, jadi methode dan bahan ajar akan disesuaikan dgn kondisi tsb, dan dengan pertimbangan kompetensi kemampuan berbicara sebagai indikator utama.
  • , , 4 Dec 2012
    Mapel prakarya untuk kelompok B sebaiknya diganti saja dengan Pend.Lingkungan hidup dan enterpreneur terutama untuk SMK,mengingat di SMK sudah ada ketrampilan Kejuruan....
  • Laras, Jawa barat, 4 Dec 2012
    Di Kelompok B, Seni Budaya dipisah dengan Prakarya, saya rasa maksudnya bagus.... Dengan mempelajari prakarya, anakakan mampu "memproduksi sesuatu" yang nantinya "bernilai jual"....Secara langsung, anak mempelajari kewirausahaan.... Malah, anak tidak hanya belajar teori saja tentang kewirausahaan...tetapi juga langsung praktek.... Mengenai usulan untuk mengganti prakarya/SBK dengan entrepreneur... lebih baik dipikirkan dulu, entrepreneur, atau kewirausahaan, apakah itu ilmu? Sebenarnya keterampilan berwirausaha, sudah diterapkan di pelajaran ekonomi dan akuntansi, sehingga tidak tumpang tindih. Untuk pejaran PLH, memang masih diperlukan. Sebaiknya dipertimbangkan ditambahkan ke dalam kelompok B... Jika jumlah jam tidak memungkinkan, apa boleh buat, mungkin bisa mengambil 1 jam dari seni budaya atau prakarya....
  • elangrimba, Jawa tengah, 4 Dec 2012
    Saya berharap pemberlakuan kurikulum 2013 disertai dengan perubahan aturan yang berhubungan dengan Sertifikasi Guru. Banyak variabel yang dapat dipertimbangkan, misalnya : guru yang mengajar mapel dengan tatap muka di kelas 2 jam per minggu, tidak disamakan dengan mapel dengan tatap muka 6 jam per minggu. Agar guru dapat mengajar dengan hasil yang optimal. Karena terlalu banyak kelas yang diajar hanya untuk mencukupi batas minimal mengajar bukanlah penyelesaian yang ideal.
  • SETYOBAKTI, Di. yogyakarta, 4 Dec 2012
    saya bukan guru dan bukan kalangan pendidikan,sekedar usul tolong dipertimbangkan apakah anak2 sekarang msh peduli dengan kelangsungan daN ketersediaan air,kebersihan lingkungan,tanah,udara,kelangkaan energi...mohon kecintaan dan kepedulian lingkungan diajarkan disemua jenjang pendidikan,mulai dari hal-hal sederhana di lingkungan mereka supaya ini menjadi gaya hidup.terimakasih
  • iwan, Jawa tengah, 5 Dec 2012
    Sebelumnya, saya mohon kepada para penentu kebijakan dan tim perumus kurikulum agar sungguh-sungguh mengakomodir berbagai komentar dari publik (dari saya). Bukan syarat/ceremonial Belaka !! Saya melihat sedikitnya ada 5 Mapel yg pada kurikulum 2006 Terhapus / di tiadakan pada kurikulum 2013 antara lain Mapel IPA, IPS, KKPI, KW dan Bahasa Jawa. Sama seperti kegundahan teman2 guru yang lain, terkait dengan Nasib kami jika kurikulum 2013 benar2 akan dilaksanakan seperti itu adanya tanpa solusi yang tepat, saya kira pemerintah ini akan Dzolim pada rakyatnya. Saya guru IPA SMK yang telah ber-sertifikat pendidik ingin tetap mengajar di SMK. Maka dari itu, mohon kemdikbud memberikan jalan keluar bagi guru seperti kami. Beberapa masukan dari rekan2 misalnya seperti penambahan mapel PLH (pendidikan Lingkungan Hidup) dll
  • kamal maghrib, Jawa tengah, 5 Dec 2012
    pelajaran entrepreneur kok gak ada? padahal entrepreneur itu sangat penting karena memberikan kemandirian siswa , mengubah pola pikir siswa yang dari pencari kerja menjadi pembuka lapangan pekerjaan..? ini juga yang menjadi tonggak penting untuk kemajuan pembangunan bangsa? untuk pelajaran bimbingan dan konseling ikut kelompok mana?
  • yennyerna, Jawa tengah, 5 Dec 2012
    kapan sebuah bahasa itu punah? kalau bahasa tersebut sudah tidak dituturkan lagi. jadi tidak perlu menunggu tidak adanya penutur. dan kapan bahasa jawa bali sunda dan bahasa daerah lain di indonesia akan punah? tentunya tahun 2013. saat dimana pemerintah menghapus semua pelajaran bahasa daerah lewat muatan lokal. Titik awal dimana orang indonesia tidak bisa belajar berbahasa daerah dengan baik dan benar ...
  • amelia, Lampung, 5 Dec 2012
    pd hal 14 point 4 dikatakan bahwa beberapa kompetensi yg dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan diantaranya kewirausahaan yg belum terakomodasi di kurikulum 2006 tp pd rencana pengembangan kurikulum 2013 kewirausahaan malah dihapuskan apakah nanti justru semakin tdk tercapai kompetensi yg diharapkan atau malah sdh tdk diharapkan lg? mohon pembuat kebijakan di negara ini utk dipertimbangkan lg krn buat apa pemerintah buang2 wktu dan biaya mensosialisasikan gerakan berwirausaha tp masyarakat tdk dibekali ilmu kwu, tlg pahami lg materi2 yg ada di dlm mapel kwu krn dikatakan manfaat kwu antara lain sbg motor pembangunan yg bs membuka lapangan pekerjaan sndri dn mengurangi pengangguran, jd sy rasa mapel kwu jgn dihapuskan dr kurikulum melainkan prakarya merupakan bagian dari mapel kwu, krn nanti akan timbul masalah baru dr sekian banyak guru yg mapelnya dihapuskan akan dialihkan utk mengajar apa? apa akn ad pengurangan guru besar2an dgn pemberian pesangon? atw ini merupakan upaya pemerintah utk mengurangi jumlah guru tersertifikasi? mohon utk diperhatikan dan dipertimbangkan lagi oleh pak menteri dan pembuat kebijakan di dunia pendidikan negara ini
  • Slamet Suharjo, Jawa tengah, 5 Dec 2012
    Untuk mapel wajib sebaiknya dibuat satu saja yaitu mapel WAJIB (tidak wajib a dan wajib b), dan mapel prakarya dipindahkan ke mapel pilhan sehingga nantinya mapel tidak kebayakan.
  • nashir, Jawa timur, 5 Dec 2012
    Untuk mata pelajaran Pendidikan Agama menurut saya perlu di tambah dari 2 JP menjadi 3 JP. Mengingat perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini telah memporakpondakan tatanan nilai, terutama anak-anak yang menginjak dewasa. Berbagai macam permasalahan moral anak didik kita, mulai dari masalah pergaulan bebas, miras, narkoba, sampai dgn pornografi, yang smakin lama smakin menjadi2 dan prosentasenya terus meningkat perlu untuk di bendung dengan Pendidikan Agama. Selain itu slama 2 tahun ini Kemenag juga sdh melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) mapel Pendidikan Agama, maka program itu juga perlu d dkung dengan penambahan jam pelajaran.
  • pinta, Di. yogyakarta, 5 Dec 2012
    Saya kira kita untuk sekarang ini belum membutuhkan kurikulum baru. Ibarat kita ingin cantik/ face off tidak berarti kita harus memenggal kepala kita dengan mengganti kepala/wajah yang baru. Tapi kita cukup memperbaiki apa-apa yang kurang dari kurikulum kita. Jangan terkesan pemerintah hanya ingin menghabiskan dana trilyunan rupiah kemudian menjadi terkesan ingin menggati secara paksa kurikulum sebelummya. Man behind gun itulah jawabannya. yang perlu diperbaiki itu pengemudinya/gurunya bukan kurikulumnya. sebaik apapun kurikulumnya kalau pengemudinya tidak kompeten semua hanya akan sia-sia. jangan jadi menteri yang clappo. ganti menteri pendidikan ganti kurikulum. Sebaiknya dana trilyunan rupiah itu tidak digunakan untuk mengganti kurikulum yang tanpa arah ngalor ngidul tidak jelas yang essensi materi dan essensi tujuan sama dengan kurikulum ktsp. Sebaiknya dana yang ada digunakan untuk membangun gedung2 sekolah yang sudah tua, atap2 sekolah yang hampir jatuh, lampu2 sekolah yang menyala dan terutama untuk sma lab bahasa.Malah justru kurikulum ktsp adalah kurikulum yang mampu menjawab tantangan jaman terutama untuk bahasa Inggris karena tujuan anak mampu berbahasa inggris adalah agar anak mampu menghadapi globalisasi dan mampu berkomunikasi dengan baik. Bahkan 20 tahun ke depan diprediksikan kemampuan negara2 asia terutama Indonesia akan melebihi negara Amerika sekarang di mana kita akan mampu melakukan traveling dari satu negara ke negara lain dengan mudah. itu berarti bahasa inggris amat sangat diperlukan anak didik kita baik sekarang maupun 20 th ke depan untuk berkomunikasi dengan negara lain. Anak2 yang bekerja di luar pun banyak yang sukses secara ekonomi. mereka mampu mengangkat derajat dan harkat martabat ekonomi keluarganya. ini berarti bahasa inggris akan selalu diperlukan oleh anak didik kita. Tapi yang kami heran mengapa b inggris SD dihapus. B Inggris Sma dan Sma dikurangi. Apa ketika merumuskan kurikulum baru P Menteri sambil tidur?Coba P Menteri bayangkan berapa banyak sarjana /guru bahasa inggris yang akan menganggur karena banyak universitas setiap tahun yang menghasilkan sarjana bahasa inggris karena dianggap b inggris mampu menjawab globalisasi? Dan kurukulum yang berlaku saat ini mampu mereka merasa bermanfaat bagi anak didik tapi kurikulum 2013 akan membuat mereka menjadi pengangguran dan bingung akan mengajar apa karena mapel yang diyakini bisa menjawab tantangan zaman/globalisasi dan mampu membuat anak didik berkomunikasi dengan bahasa asing terasa punah karena b inggris dipangkas di mana-mana. tidak hanya di sd( bahkan dihapus ) tapi juga di sma dan smk dipangkas jam nya. oh, semoga negeri ini tidak akan menjadi hancur karenanya. untuk itu kembalikan jam b inggris di sd, sma dan smk seperti sebelumya. itu adalah doa dan harapan kami. kalau tidak dosen-dosen pun akan segera menganggur karena anak akan semakin malas belajar bahasa. Selain itu apakah pak menteri juga berfikir tentang nasib para guru bahasa di sma ? Jurusan bahasa itu hanya sebagai sebuah mimpi bagi sebagian besar sma di seluruh Indonesia. Apa P Menteri pernah menyinggung tentang jurusan bahasa di semua sma? Jawabannya tentu tidak sempat sama sekali karena fakta yang ada hanya ada 2 jurusan di sma yaitu ipa dan ips. dan mereka terselamatkan jika satu sma kurang jam pelajarannya mereka bisa lari ke smk atau smp. Nah, bagaimana nasib kami guru bahasa terutama guru b inggris. tentu jawabannya kami akan duduk manis di sekolah karena di smp jumlah jam pelajaran di smp sama dan di smk pun jumlah jamnya pun dipangkas. Mohon kembalikan jam pelajaran b inggris sama seperti kurikulum ktsp

 


Komentar :

No Komen : 2
fithri :: 20-12-2012 23:10:24
menjaga lingkungan hidup adalah bagian dari akhlak mulia sebagai realisasi dari pemahaman beragama yang benar. memang bukan sebuah teori yang mudah mengubah indonesia saat ini yang masih kalah jauh dalam hal pengelolaan lingkungan (terutama sampah) dibandingkan dengan negara lain yang sudah lebih tertata rapi, karena itulah pendidikan lingkungan hidup itu diperlukan, yang diharapkan dengan diberikannya ilmu tersebut mulai timbul kesadaran untuk menjaga lingkungan di sekitarnya. penerapan jiwa enterpreneur seusai siswa meninggalkan bangku sekolah yang dipadukan dengan penerapan pendidikan lingkungan hidup adalah wujud dari peningkatan kualitas bangsa dan kearifan jiwa yang menunjukkan telah terciptannya manusia yang utuh hasil dari didikan yang sesuai dengan zamannya.
 
No Komen : 1
Sri Noviyani Tresnawati :: 08-12-2012 05:50:36
Semua negara tengah sibuk dengan pengurangan emisi CO2, tetapi di Indonesia dengan kurikulum 2013, yang tidak menyisipkan PLH. Diajarkan saja sulit untuk mengubah gaya hidup yang tidak ramah lingkungan, apalagi kalau tidak diajarkan?
 
Nama :
E-mail :
Web :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar


    [Emoticon]

Pengumuman PPMB

Artikel Popular

  • Silabus dan RPP Bimbingan Konseling berkarakter
    27-01-2012 18:06:47  (777)
  • Buku Pribadi Siswa untuk BK
    21-02-2012 23:13:55  (321)
  • Pembuatan Alat Peraga Bimbingan Konseling
    14-03-2012 09:09:01  (227)
  • Tes Karakter Orang
    18-02-2012 04:20:47  (219)
  • Saatnya Mengukur Sendiri Tingkat IQ Anda
    12-02-2012 12:43:11  (210)

Pengunjung

    1467583

PENCARIAN ARTIKEL


SILAKAN KETIK KATA KUNCI DIBAWAH INI

SELAMAT DATANG

Website ini dipersiapkan sebagai wadah saling berbagi keilmuan dan media pembelajaran dari berbagai sudut pandang Psikologi, Manajemen Sekolah, Perkembangan Dunia Pendidikan, Agama, Sosial, Budaya, dan Politik di Indonesia. Untuk Pengembangan website lebih lanjut sangat diharapkan masukan, kritikan dan saran yang sifatnya membangun dari pengunjung tercinta. Semoga artikel yang ada di dalam website dapat bermanfaat untuk kita semua, amin.

Motto Hidup

Torehkan Prasasti Hidup Dalam Wujud Keilmuan

Blog Guru Indonesia

Bookmark and Share

HUBUNGI PENULIS

Bagi pengunjung yang mencari informasi lebih jauh terkait artikel di website ini silakan hubungi kami di 081913042100 atau email ndorodemang@kemenag.go.id Trima Kasih.

Hadir di Facebook

Link Partner