WEB PSIKOLOGI & PENDIDIKAN


MENGUPAS TUNTAS KEILMUAN PSIKOLOGI DAN KEPENDIDIKAN
kumpulan Opini Guru Dalam Uji Publik Kurikulum 2013 bagian 47

  • oscararie, Jawa timur, 3 Dec 2012
    Saya adalah salah satu guru TIK yang sudah mempunyai Sertifikat mengajar TIK dari sekian ribu Guru TIK Seluruh Indonesia.Dengan di hapusnya mata pelajaran TIK di SMP,terus bagaimana nasib guru TIK (Solusinya),mengingat aturan yang ada untuk mendapatkan tunjang Sertifikasi Guru,harus mengajar minimal 24 Jam.Apakah guru TIK Nanti hanya sebagai pembantu(pendamping guru mata pelajaran lain). Saya mohon dibalas lewat email,sehingga saya bisa memberi penjelasan kepada guru-guru TIK yang sedang resah di Kota saya. Mohon ada tanggapannya yang resmi.
  • abuarif, Lampung, 3 Dec 2012
    cukup banyak guru TIK yang akan kehilangan jam mengajar bila TIK tidak memiliki tempat dalam struktur kurikulum 2013. Cukup banyak pula guru TIK yang sudah memiliki sertifikat profesi serta menerima tunjangan sertifikasi yang bertanya-tanya apakah semua itu akan hilang dengan hapusnya mapel TIK? Jika membaca struktur kurikulum 2013, saya menyimpulkan bahwa Seni budaya, PJORK serta prakarya masuk kategori muatan lokal. itu berarti ada unsur kedaerahan didalam ketiga mapel tersebut. Adanya mapel prakarya tentu membutuhkan guru dengan keahlian yang sesuai. Mengapa harus membuang yang ada (guru TIK) dan mencari yang baru (guru prakarya). begitu tidak bermanfaatkah TIK bagi siswa? apakah cukup guru mapel yang harus melek IT sedangkan siswa dibiarkan mengasah kemampuannya sendiri?
  • wendierazif, Dki jakarta, 3 Dec 2012
    1. Struktur kurikulum itu bukan penyusunan jadwal pelajaran, tetapi affirmative action 2.Dahulu yang ngotot mengubah 6 hari studi menjadi 5 hari studi itu siapa ?? Kalau sekarang jumlah jam ditambah, siapa yang akan menanggung makan siang siswa ??
  • agus , Jambi, 3 Dec 2012
    saya adalah guru TIK smpn 2 merangin. terus bila pelajaran TIK tidak ada. 1. bagai mana nasib mahasiswa dan sarjana jurusan TIK yang telah lulus. 2. apakah perguruan tinggi yang membuka jurusan keguruan bidang TIK harus ditutup. mohon pak mentri dan bapak - bapak yang membuat kebijakan untuk memperhatikan nasib kami.
  • tris sumirat, Banten, 3 Dec 2012
    Kepada bapak-bapak atau ibu-ibu pembuat kebijakan mohonlah kiranya yang sudah ada jangan dibuat bingung dan membingungkan terutama bagi guru-guru TIK, dulu sebelum ada TIK (masih termasuk salah satu pelajaran Muatan Lokal), kemudian masuk menjadi Mata Pelajaran TIK, sekarang malah mau dihilangkan lagi (bingung kan?), kemudian juga guru-guru TIKnya mau dikemanakan?, mau diapakan? (bingung lagi kan?), menurut gambaran saya apabila kurikulum 2013 tetap digulirkan ; 1. Guru TIK harus bagaimana?, 2. Guru TIK yang sudah bersertifikasi harus bagaimana?. Jangan sampai kebijakan itu dibuat karena bapak-bapak atau ibu-ibu pembuat kebijakan sedang menjabat menjadi pembuat kebijakan.
  • pujiwindriyani@gmail.com, Banten, 3 Dec 2012
    Mohon penjelasan posisi/keberadaan Bimbingan Konseling ada di mana ?
  • mrgenius6@gmail.com, Jawa tengah, 3 Dec 2012
    mohon di jelas kan yang detail...guru tik bagaimana....dan integrasi kemana....kalau merubah di sertai keterangan yg jelas.
  • danuyanto, Jawa tengah, 3 Dec 2012
    Bagi sekolah smp yang berada di kota mungkin sarana dan prasarananya sudah sangat layak, begitu juga dengan penguasaan IT nya (mungkin)? tapi bagaimana dengan sekolah yang ada di pedesaan (yang rata-rata penghasilan orang tua rendah) dan di daerah pedalaman. Siswa tahu komputer juga dari sekolah bagaimana kalau pelajaran TIK di hilangkan bagaimana murid belajar? ada pelajaran TIK saja tapi fasilitas untuk akses internet susah. Apalagi TIK tidak ada, terus bagaimana mereka belajar, padahal perkembangan teknologi sangat cepat. Dan bagaimana nasib guru TIK?
  • kangno, Jawa timur, 3 Dec 2012
    Sangat tidak setuju mapel TIK dihilangkan (tidak berdiri sendiri). Ini sangat sensitif, karena bagaimanapun itu semua dampaknya berkaitan dengan nasib guru TIK dan guru-guru mapel lainnya dalam hal penerimaan TPP. Kalaupun harus mengajar mapel lain, hal itu tidak mudah dan butuh waktu lama untuk menguasai dan menyesuaikan dengan materi mapel baru. Bagaimana dengan kesesuaian sertifikat pendidik dengan mapel yang diampu? Dan apakah itu tidak akan menggangu mapel lain terkait dengan pemenuhan jumlah jam minimal 24 jam per minggu? Artinya kalau nasib guru tidak ada kepastian maka mengajarnya ya tidak akan maksimal dan akhirnya yang menjadi korban ya murid juga. Di sisi lain boleh tanya pada semua warga sekolah, bagaimana peran guru TIK selama ini di sekolahnya. Mayoritas dari mereka sangat dibutuhkan selain mengajar. Mereka membantu menyelesaikan administrasi sekolah, KS, guru dan TU a.l. penyusunan RKS-RKAS, penyelesaian dapodik, nominasi peserta UN, impasing jabatan dan PAK, pemberkasan TPP, EDS, akreditasi sekolah, penyusunan berbagai proposal dan laporan dan dalam berbagai kegiatan dan pelatihan terkait TIK termasuk UKG, dan akhirnya yang diterima…seperti guru buangan…mengenaskan. Ah ….kasihan. Saya usul: bagaimana kalau guru TIK tidak lagi mengajar di kelas tetapi dijadikan semacam konsultan TIK disekolahnya untuk membimbing siswa, guru, TU termasuk KS. Sedangkan perhitungan jam mengajarnya disesuaikan seperti guru BK, dengan membimbing ….. siswa, guru, TU termasuk KS setara dengan….jampel dan menggunakan lab TIK sebagai kantornya, kan mubadzir kalau fasilitas lab TIK nganggur.
  • paminurhadi@yahoo.co.id, Jawa tengah, 3 Dec 2012
    Saya guru TIK SMP yang sudah bersertifikasi sejak tahun 2008. Saya sangat tidak setuju dengan dihapusnya mapel TIK di SMP. Mau dikemanakan para guru TIK SMP yg sdh bersertifikasi? Dan bagaiman nasib mahasiswa Pendidikan TI nanti setelah lulus kuliah? Kepada bapak yang berwewenang (khususnya Pak Nuh) mohon solusinya utk para guru TIK SMP dan mahasiswa TI. Terus terang semua guru TIK SMP resah dan gelisah dengan adanya mapel TIK dihapus. Katanya sekarang harus melek TI. Apakah guru TIK mau dikesampingkan? Tolonr Pak Menteri (Pak Nuh)!
  • khairuddinhsb, Sumatera utara, 3 Dec 2012
    TIK dihilangkan di SMP/MTs ? saya hanya bisa ucapkan Alhamdulillah 'ala kulli hal. Walau pun saya guru TIK dan sudah mengajar 4 tahun menuju 5 tahun, saya pastikan akan tetap ikhlas menerima ketetapan yang pemerintah lakukan. Sedikit ber opini, TIK memang pelajaran yang dengan nya bisa menguasai dunia, tapi sungguh pelajaran ini tidak terlalu diperlukan dan cukup dipelajari secara person-person. Lihat lah betapa banyak orang yang tanpa belajar di sekolah mampu mengetik, menghitung via Excel, berinternet ria (game online, FB, TW, dll). Akan tetapi, saran saya alangkah bagusnya bila pelajaran TIK di baharukan dan lebih spesifik, seperti misalkan ; Mengelola blog, membangun WEB, mulai memahami bahasa pemrograman dasar. Bukankah mata pelajaran Bahasa Indonesia ditambah ? Maka, murid dapat meningkatkan bakatnya dalam bidang sastra dengan menulis di blog yang diajar oleh guru TIK yang lama. Bisa juga di blog ini siswa mulai berkreasi membuat toko online. Dan kedepan dengan menggunakan kemudahan teknologi, tidak diperlukan lagi ujian kertas bagi sekolah yang telah mampu secara fasilitas. Guru bisa menggunakan blog nya untuk memuat ujian online yang bisa dengan mudah dengan bantuan formulir google. ini mungkin bisa memberikan ganti mata pelajaran bagi kami para Guru TIK. Jadi ganti saja meteri pembelajarannya, jangan ganti gurunya. Satu saran saya lainnya, dimana mata Pelajaran yang dengannya kita dapat menguasai dunia dan akhirat. MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA. Pelajaran ini jauh lebih penting untuk di tambah les nya dari pada yang lain. Yakinlah bila bagus agama seseorang maka bagus lah kehidupannya wallahu a'lam....
  • Mattobi'i, Jawa timur, 4 Dec 2012
    Pada penjelasan slide 47: "Kurikulum yang sekarang berlaku terdiri dari komponen Mata pelajaran, Komponen Muatan Lokal dan Komponen Pengembangan Diri" kalimat tersebut berbeda dengan yang ada pada slide 46 yang mengatakan: "Mata Pelajaran Pengembangan Diri" dari situ jelas bahwa yang tepat adalah penjelasan pada slide 47. Jadi Pengembangan diri bukan merupakan suatu Mata Pelajaran, tetapi merupakan bagian dari struktur kurikulum yang sekarang berlaku. Berdasarkan Usulan Struktur Kurikulum baru tidak adanya kejelasan posisi Pelayanan Bimbingan dan Konseling, dimana posisi Bimbingan dan Konseling???? Terkait keberadaan serta peran Bimbingan dan Konseling, Saya mohon Tim perumus berkoordinasi dan minta masukan dari Organisasi Profesi Konseling atau ABKIN agar Kurikulum 2013 nanti bisa lebih baik dengan mempertimbangkan berbagai aspek pekembangan siswa asuh secara menyeluruh, semoga bermanfaat. Terimakasih
  • slametyuliono, Jawa timur, 4 Dec 2012
    Tim Perumus yth. Struktur yang saya usulkan untuk Kelompok B, bagaimana bila mulok Bahasa Daerah (Jawa, Madura, dll) tetap dimasukkan dengan mengurangi 1 jam pelajaran Seni Budaya dan 1 jam pelajaran Penjas-Orkes
  • ccpdpk, Jawa barat, 4 Dec 2012
    Tim Perumus yth, struktur ini sdh bagus dengan pengurangan mata pelajaran, hanya saja penambahan jam belajar siswa wow cukup membebankan waktu siswa belajar, dan siswa mungkin harus pulang larut malam, karena biasanya di sekolah kami hampir 90 % mengikuti bimbel di luar sekolah. usulan yang pokok kami perlu ditinjau ulang jam Pejasorkes 3 jam perminggu, ini akan menjadi masalah seperti KBK, karena pelajaran Penjasorkes harus dilakukan disiang hari saat terik matahari
  • gapur, Kepulauan riau, 4 Dec 2012
    Tim perumus kurikulum yth: struktur ini sudah bagus tetapikenapa mp TIK dihapuskan jadi guru TIK mau dikemanakan atau pindahkan aja kekantor kemendikanas pusat. kemudian saya mau mengomentari sedikit tentang perubahan kurikulum 2013 katanya mau membentuk karakter anak dimasa yang akan datang menurut saya walaupun berubah kurikulm bentuk apapun kalau senadainnya jumlah jam pelajaran agama masih 2 jam tidak akan terbentuk karakter manusia yang dinginkan oleh kurikulum ini. sebaiknya perumus untuk memperhatikan jam pelajaran agama untuk ditambah minimal 4 jam karena kehidupan kita tidak akan lepas dari agama yang kita anut karena pelajaran agama akan membentuk karakter manusia yang beriman dan bertaqwa. trimakasih.
  • istiyadi, Jawa tengah, 4 Dec 2012
    1. Mapel Agama cuma 2 jam ??? Sangat-sangat kurang untuk membentuk generasi bangsa yg berakhlak mulia, berkarakter dan taqwa kpd Tuhan YME. 2. Bahasa Indonesia jadi 6 jam??? Rata-rata UN bhs Indonesia tertinggi, kenapa malah ditambah? Sejak lahir sdh bisa berbahasa Indonesia. Di daerah diluar jabotabek saja semua anak-anak sudah memakai Bhs Indonesia bahkan sdh susah berbahasa daerah setempat. 3. TIK hilang ??? Praktis generasi bangsa terlebih dipedesaan pasti tambah Gaptek. Sekarang saja masih banyak yg blm bisa komputer. Kedepan generasi penerus hanya sebatas pengguna (USER) saja. Tanpa ada orang yang berkompenten dalam menciptakan teknologi baru. Guru TIK rata-rata lebih berkompeten dari guru lain. Mau dikemanakan ???
  • diraf_styo, Jawa timur, 4 Dec 2012
    TIK sangat berkembang saat ini, kenapa mapel TIK malah dihapus, apa sudah tidak penting lagi TIK di indonesia??? harap di pertimbangkan!!!
  • frantase, Kalimantan selatan, 4 Dec 2012
    TIK untuk siswa SMP di hapus di di gabungkan,, kepada pengambil kebijakan apakah sdh melakukan survey,, apa kah guru2 yang ada rata2 sdh melaksanakan pendidikan dengan menggunakan TIK.. mau di kemanakan guru TIK yang baru di angkat di ataupun yang sdh lama seluruh Indonesia.
  • sartana, Jawa tengah, 4 Dec 2012
    Jika TIK dihapus, mungkin pemerintah sudah menyiapkan solusinya bagi guru TIK, apakah mutasi, menjadi guru pembimbing, guru ekstra, atau mengampu mapel prakarya. Namun jika kita melihat dari sisi siswa, apakah benar TIK tidak mereka butuhkan? Di tempat kami di Wonosobo masih banyak SMP yang sangat terbatas fasilitas komputernya, tapi mereka tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk peserta didiknya. Mohon dipertimbangkan apakah mapel prakarya lebih mendesak dan lebih penting dibandingkan dengan mapel TIK? Di Jawa Tengah ada muatan lokal bahasa jawa, dimana di dalamnya juga diajarkan banyak sekali karakter bangsa... jika dihapuskan bagaimana kita mau membentuk generasi yang berkarakter?
  • sutamto, Jawa tengah, 4 Dec 2012
    Jika TIK SMP dihapus, apakah memang guru mapel lain sudah mahir menggunakan TIK sebagai bahan ajar? Kenyataannya di sebagaian besar sekolah di Jawa Tengah, saat menghadapi UKG "mereka" baru saja minta dikenalkan & diajari cara mengerjakan soal UKG online. Lantas mau dikemanakan guru TIK SMP yang sudah bersertifikasi & yg belum sertifikasi? Untuk apa LPTK membuka jurusan TIK?
  • wayne, Jawa tengah, 4 Dec 2012
    "BANGSA MAJU adalah bangsa yang mampu menguasai ilmu pendidikan dan teknologi (IPTEK)". TIK yang diajarkan di SMP menjadi ujung tombak dalam membuka cakrawala IPTEK melalui INTERNET khususnya bagi siswa. Jika mata pelajaran TIK dihapus dari KURIKULUM 2013, sama artinya MENUTUP PELUANG bangsa menjadi MAJU. Setahu saya KURIKULUM diciptakan untuk memajukan pendidikan nasional dan mencapai cita-cita pendidikan nasional. Untuk itu saya berharap kepada PENGEMBANG KURIKULUM bekerja untuk memajukan PENDIDIKAN NASIONAL, BUKAN menutup peluang yang sudah berjalan dengan BAIK. Oleh karena itu SEBAIKNYA TIK TETAP MASUK DALAM KURIKULUM 2013.
  • Evhaa, Sulawesi selatan, 4 Dec 2012
    kalau TIK dihapus dan hanya diterapkan saja dengan mata pelajaran lain berarti memperkecil pengetahuan IPTEK yang semakin berkembang dan bagaimana nasib guru TIK. sebaiknya TIK tetap masuk dalam kurikulum 2013
  • PENJASORKES SMP, Jawa barat, 4 Dec 2012
    saya guru penjaskes setuju jam pelajaran penjasorkes ditambah bahkan sebaiknya 4 jam pelajaran/ minggu akan menjadi 2 kali pertemuan/minggu agar tingkat kebugaran jasmani siswa lebih baik bukan sekedar ketrampilan berolahraga. TIDAK SETUJU TIK dihapus, jam pelajaran bahasa indonesia, matematika, IPA dan IPS tetap 4 jam pelajaran, karena kalau ditambah tetap aja pendidikan kita terfokus ke aspek intelegensi, IQ lagi IQ lagi, sementera untuk emosional, psikomotor, estetika dan spiritual tetap dibatasi. bahkan TIK dikebiri. untuk mengurangi beban belajar siswa sebaiknya guru IPA dan IPS hanya satu orang. untuk di sekolah tertentu IPS bisa aja oleh 3 orang guru "apa ngga mumet tuch siswa". sisi lain jika jam pelajaran yang di UN kan dikurangi guru yang bersangkutan sekolah akan mengadakan jam tambahan apa itu bukan tunjangan untuk guru yang bersangkutan.
  • roni, Jawa timur, 4 Dec 2012
    Kalau menurut sy,sebaiknya mapel TIK SMP tidak di hapus dari kurikulum 2013,karena akan menimbulkan masalah baru bagi guru TIK SMP terutama yang sudah bersertifikasi,kecuali Kemdikbud segera menyampaikan solusinya sehingga tidak menimbulkan keresahan para guru TIK SMP di seluruh indonesia. selama ini fakta di lapangan yang saya tahu justru guru TIK menjadi penopang dan pembina TIK di sekolah,baik untuk siswa maupun guru mapel lainnya,fakta lain juga guru mapel lain sangat terbantu dengan hadirnya mapel TIK di KTSP,sampai UKG online tahun 2012 ini pun leader di lapangan (Operator TUKG ) banyak dari teman guru TIK,bagaimana mungkin mau memberdayakan mapel lain agar memakai TIK dalam setiap pelajarannya jika TIK sendiri malah dihilangkan......hasil UKG tahun ini bisa menjadi salah satu indikasi bahwa TIK dan gurunya masih sangat di butuhkan,untuk itu mohon maaf ijinkan saya menawarkan solusi untuk masalah ini : 1. Kalau memang belum bersifat final,maka saya tetap mengusulkan agar TIK tetap ada seperti di KTSP 2006 ( 2 jp ),sehingga menghindari masalah tentang guru TIK yang sudah ada sekarang, baik yang PNS maupun Honorer,toh faktanya TIK masih sangat di butuhkan keberadaannya bagi siswa. 2. Apabila memang sudah tidak ada pilihan lain,dan TIK memang harus DI HAPUS sebagai MAPEL yang berdiri sendiri, maka saya mengusulkan agar TIK tetap boleh masuk sebagai muatan lokal dalam mapel PRAKARYA,artinya secara substansi TIK hanya hilang namanya, tapi substansi materinya masih ada di dalam mapel prakarya tersebut. 3. Apabila cara ke 2 diatas tetap tidak bisa dipenuhi,maka saran saya yaitu guru TIK utamanya yang sudah bersertifikasi harus tetap di akui mengajar TIK 24 jam sehingga tetap bisa menerima hak tunjangannya dengan tugas POLA BARU menjadi guru pembimbing TIK ( seperti tugas guru BP/BK ) untuk membimbing guru mapel lain mendayagunakan dan memanfaatkan TIK untuk pembelajaran dengan RASIO tertentu, misal membina beberapa Guru mapel lain = 24 jp. ini saja masukan yang bisa saya berikan sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap pendidikan,dan saya yakin guru TIK tidak akan dirugikan dengan kurikulum 2013,tetapi akan semakin di butuhkan.
  • juraidah, Kepulauan riau, 4 Dec 2012
    yth perumusan kurikulum 2013 kami sangat senang atas kebijakan pemerintah untuk memperbaiki kurikulum namun harapan kami kurikulum itu benar2 sesuai dengan harapan d kebutuhan bangsa indonesia, kita mengharapkan manusia berkarakter,jujur,menghargai, sopan d santun bermoral anti korupsi,anti kekerasan serta beriman kpd Tuhan ygMaha esa itu semua terdapat pd mapel agama, mohon jam agama di tambah menjadi 4 jam semoga bagsa indonesia menjadi bangsa yang bermartabat dan bermoral amin.untuk pelajaran tik tolong jangan di hapus kasihan guru2 yg telah mengabdi d sekolah mau d campak kemana mereka bagaimana nasibnya mohon di pertimbangkn trimakasih
  • Waryanto, Jawa tengah, 4 Dec 2012
    Perubahan PKn menjadi PPKn memang menjadi pilihan dan langkah yang strategis untuk bisa meningkatkan pemahaman dan aktualisasi nilai-nilai moral yang baik. Peningkatan jumlah jam menjadi 3 jam akan lebih meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pendidikan tingkah laku yang lebih baik. Sebaliknya untuk Bahasa Indonesia menjadi 6 jam terlalu banyak dan akan menyebabkan kejenuhan akan lebih baik kalau tetap mempertahankan mapel TIK seperti pada kurikulum sebelumnya.
  • helmyshidiq, Di. yogyakarta, 4 Dec 2012
    TIK masih sangat dibutuhkan siswa tingkat SMP seharusnya tetap dipertahankan dikurikulum 2013 dalam mapel tersendiri. Jika TIK dihapuskan tugas dan fungsi guru TIK mau dikemanakan??? hal yang sama juga dialami Mapel Mulok Bahasa Jawa yang tidak mendapat tempat dikurikulum 2013..
  • hamiprabowo, Jawa timur, 5 Dec 2012
    mapel TIK hrs tetap dipertahankan krn mapel ini membutuhkan keilmuan khusus. Jika mapel ini tidak diberikan dan kemudian peserta didik diharuskan mengoperasikan peralatan IT, bagaimana peserta didik bs memperoleh ilmu utk mengoperasikan peralatan tersebut?
  • endar sudarjat, Jawa barat, 5 Dec 2012
    Matpel PPKn SMP 3 jam per minggu ya sudah cukup,semoga nanti bisa ditunjang dengan prasarana informasi dan teknologi(TIK) yang merata buat seluruh sekolah di tanah air. Hanya kami prihatin dengan rekan kami yang mengampu TIK semoga nanti ada solusi dan bisa share pengetahuan dengan guru matpel yang lainnya. Bismillah
  • Lilis Juwita, Jawa barat, 5 Dec 2012
    Kurikulum berbasis ICT, tapi mengapa justru Mapel TIK yang dihilangkan ? Sejauh ini saya berharap justru ada pengembanganKurikulum untuk Mapel TIK lebih luas lagi seperti pengenalan pada Open Source, Desain Grafis, Multimedia dll yang akan bermanfaat untuk Pengembangan Kurikulum Berbasis ICT bagi mata pelajaran yang lain. Dan satu hal lagi, pernah saya kemukakan di depan siswa, bagaimana jika seandainya pelajaran TIK dihilangkan ? dan Tanggapan mereka (siswa) adalah "Sangat Tidak Setuju" alasannya karena TIK adalah salah satu mata pelajaran yang banyak diminati dan manfaat penggunaannya sudah mulai dirasakan siswa. Kalo seandainya Sekolah boleh menjadikan TIK sebagai Mulok (Keterampilan ICT) mungkin lain lagi ceritanya. dan saya melihat ada beberapa mapel yg jumlah jamnya lebih banyak, Tidakkah itu justru akan memberatkan siswa ? Dan apakah kecerdasan seorang siswa hanya dapat dinilai dengat Kognitif saja ? Tentu tidak.
  • muludsugito, Jawa tengah, 5 Dec 2012
    saran buat Tim Perumus Kurikulum SMP: 1. Jam Pendidikan Agama perlu ditambah menjadi 3 jam, karena perlunya penanaman ahlak dan bekal religius di usia puber. 2. Jam Bahasa Indonesia dan IPA cukup 4 jam, karena hasil UN sudah cukup baik 3. Jam Bahasa Inggris perlu ditambah menjadi 5 jam, untuk menyiapkan generasi yang siap bersaing diera global. 4. Bahasa Daerah sebagai bahasa ibu dan keseharian perlu diberi porsi jam.
  • Rachman Sc, Jawa barat, 5 Dec 2012
    Saya Guru TIK yang peduli akhlak Siswa punya saran buat Tim Perumus Kurikulum SMP 2013 : 1. Serahkan sesuatu pada ahlinya ! 2. Tik tidak dihilangkan tapi diperbaharui materinya,contoh siswa smp dituntut membuat prakarya contoh, mading,game sederhana olah logika dasar dan materi yang memacu siswa berpikir positip dan materi INTERNET dihilangkan di tingkat dasar kalau memang pemerintah sudah galau dengan kondisi siswa sekarang contoh : tawuran,pergaulan bebas,narkoba, video XXX, itu bukan 100% mapel TIK yang punya peran, tapi dikarenakan guru sudah terlalu asik dengan kesibukannya sendiri (banyak rapat =meninggalkan siswa, jiwa "tutwuri handayani" mulai pudar seiring adanya tunj.sertifikasi yang salah sasaran ) dan pengaruh global dari perdagangan bebas, HP Multimedia yang dijual murah sehingga para siswa bebas memiliki dan berekspolasi????????, tanpa diimbangi dengan pembinaan akhlak yang memadai 2 JP gitu...mana cukup. 2. Penambahan jam AGAMA menjadi 4 JP bila perlu 6 JP dengan asusmsi kalau akhlak ditingkatkan maka yang lain mengikuti. "sekali lagi serahkan sesuatu pada ahlinya"
  • dwi , Jawa tengah, 5 Dec 2012
    saran saya untuk Tim..dalam era globalisasi ini siswa lebih mudah untuk mengenal budaya dari bangsa lain dibandingkan dengan mengenal budaya bangsa sendiri terutama budaya daerah..kalau bahasa daerah ditiadakan, bagaimana nasib siswa? haruskah mereka lebih mengenal budaya lain daripada dengan budayanya sendiri?? untuk itu, mohon kebijakannya agar muatan lokal seperti ini bahasa daerah (pendidikan bahasa Jawa) tetap diadakan,
  • mariyono, Jawa timur, 5 Dec 2012
    sungguh sedih hati saya melihat rencana kurikulum 2013. disitu mapel bahasa daerah tidak jelas keberadaannya. Kalau hal itu terjadi pasti bahasa daerah akan dikalahkan oleh mapel yang lainnya. Bgaimana nasib guru bahasa daerah yang begitu banyak, apakah mereka harus kehilangan tpp nya, yang jelas-jelas menuntut guru harus mengajar 24 jam, ternyata akan muncul kurikulum baru yang nantinya banyak menimbulkan masalah. Lebih mengerikan lagi anak bangsa ini tidak akan mengenal budayanya sendiri yang penuh etika dan lebih suka siswa akan lebih kenal terhadap budaya pop. TRAGIS. MOHON PERHATIAN BAPAK-BAPAK YANG MENATA KURIKULUM
  • Pak Wid, Jawa tengah, 5 Dec 2012
    Nationality: noun: Indonesian(s) adjective: Indonesian Ethnic groups: Javanese 40.6%, Sundanese 15%, Madurese 3.3%, Minangkabau 2.7%, Betawi 2.4%, Bugis 2.4%, Banten 2%, Banjar 1.7%, other or unspecified 29.9% (2000 census) Religions: Muslim 86.1%, Protestant 5.7%, Roman Catholic 3%, Hindu 1.8%, other or unspecified 3.4% (2000 census) Languages: Bahasa Indonesia (official, modified form of Malay), English, Dutch, local dialects (of which the most widely spoken is Javanese) Ini adalah kenyataan Profil Indonesia di Mata Dunia... Jadi jika menghilanghkan Mulok Bahasa Jawa, sama dengan genosida bagi bangsa Jawa.......
  • Pak Wid, Jawa tengah, 5 Dec 2012
    dan juga bagnsa-bangsa (etnis) lain yang bahasa daerahnya dimusna-kan....
  • saiman ponggala, Sulawesi tenggara, 5 Dec 2012
    Yth. Tim perumus. Harap disimulasikan penyusunan jadwalnya. Jangan sampai terjadi ada yang hanya 1 jam pelajaran, itu sangat tidak efektif.
  • rudi , Jawa timur, 5 Dec 2012
    Saya Guru Bahasa Daerah (Jawa), Kurikulum Bahasa Daerah (Jawa) selama ini dari tingkat pusat belum mendapatkan perhatian yang lebih intensif. Menurut Undang-undang Dasar 45 Pasal 32 Ayat (2) "Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional." implementasi tari UUD 45 tersebut harusnya tampak pada kurikulum di setiap tingkat jenjang pendidikan. Jika konsep pemerintah lebih mengedepankan pada pendidikan karakter, maka dalam mata pelajaran bahasa daerah (Jawa) banyak muatan karakter (unggah-ungguh) oleh sebab itu pencantuman mata pelajaran Bahasa Jawa di dikurikulum 2013 sangat tepat, jangan hanya sebagai pilihan atau tidak dicantumkan sama sekali, bahwa hilangnya eksistensi kedaerahan yang merupakan aset kepribadian bangsa menjadi luntur karena hilangnya perhatian maksimal dari pemerintah di jenjang pendidikan. Budaya dan bahasa daerah merupakan aset bangsa yang harus dilindungi. Sekali lagi untuk mengiplementasikan UUD 45 pasal 32 ayat 2 tersebut langkah konkrit yang harus dilakukan adalah mengadakan mata pelajaran bahasa daerah mulai dari tingkat pra sekolah sampai perguruan tinggi. Oleh sebab itu pada mapel prakarya, seharusnya ditulis lebih spesifik mulok bahasa daerah
  • siswono, Jawa timur, 5 Dec 2012
    harap dijelasan secara rinci mengenai pembagian jam mulok (muatan lokal) yang menyatu dengan mapel lain!
  • sulis wahyu, Jawa timur, 5 Dec 2012
    SAYA GURU BAHASA JAWA. SAYA MEMBAYANGKAN JIKA PELAJARAN BAHASA DAERAH DIHILANGKAN, BAGAIMANA NASIB GURU BAHSA DAERAH YANG LAIN, BUKANKAH JUGA ADA GURU BAHASA SUNDA, MELAYU, MADURA, BATAK DLL.DIMASYARAKAT BAHASA DAERAH SUDAH TIDAK DIPEDULIKAN. TERLIHAT DARI PARA ORANG TUA LEBIH BANGGA JIKA SANG ANAK FASIH BERBAHASA INGGRIS. SEKARANG GANTI PEMERINTAH YANG AKAN MELUPAKAN. Menurut Undang-undang Dasar 45 Pasal 32 Ayat (2) "Negara menghormati dan MEMELIHARA bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional."JIKA PEMERINTAH MELUPAKAN BAHASA DAERAH, UUD 1945 HARUS DIREVISI. ATAU KITA TUNGGU MALAYSIA MENGAKUI BAHASA DAERAH KITA MENJADI MILIKNYA, SUPAYA PEMERINTAH KITA KELABAKAN. BIASANYA BEGITU KAN, PEMERINTAH BARU RIBUT SETELAH NEGARA LAIN MENGAKUI ITU MILIKNYA.
  • arisjawabagus, Jawa tengah, 5 Dec 2012
    Bahasa Jawa itu bahasa Ibu orang Jawa. Sebagai Bahasa pembentuk karakter generasi muda kita. Jika Bahasa Daerah dihilangkan dari kurikulum SMP, maka tidak lama lagi akan punah. Siapa lg yg akan melstarikan Bhs daerah jika bukan kita sendri. Pendidikan adalah jalur strategis agar kearifan Bahasa Ibu dapat lestari. Bangsa Asing saja ingin memperdalam Bahasa Jawa, kok kita sendiri malah ingin menghilangkan Bhasa Ibu kita sendiri. Dengan ini saya menolak jika alkoasi waktu mapel muatan lokal dikurangi. Mohon Pak M. Nuh untuk meninjau lagi. Masyarakat tentu akan kecewa jika Bahasa Daerah mereka ditiadakan. Saya dengan tegas menolak kurikulum 2013, dimana mapel muatan lokal semakin dikurangi alokasi waktunya.
  • SUTRISNO, Dki jakarta, 5 Dec 2012
    Kurikulum ini adalah kurikulum yang mengingkari undang undang, dengan meniadakan bahasa daerah sebetulnya negara sedang menghancurkan banyak bahasa daerah di negara ini. Negara tidak bersedia melestarikannya, negara sedang miskin budaya dan mengarahkan kepada bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu dan ddngan kejamnya membunuh seluruh bahasa daerah di indonesia yang sebagai kekayaan budaya Indonesia. Ternyata kurikulum ini mengarahkan lulusan untuk berpola pikir kapitalis, mengarahkan kepada lulusan untuk gidak menghormati budaya sendiri, dan menunggu diklaim negara lain, baru kebakaran jenggot. Pak mentri bijaksanalah dan mengambil keputusan.
  • parmin362@yahoo.co.id, Jawa tengah, 5 Dec 2012
    parmin, magelang saya kurang sependapat dengan dihilangkannya mata pelajaran bahasa daerah


Komentar :

No Komen : 58
nurhadi :: 05-02-2014 10:25:23
mari kita ciptakan penghasilan yang tidak tergantung dengan kebijakan kebijakan yang merugikan kita dan yang penting halal
 
No Komen : 57
nita :: 11-01-2014 19:53:50
Guru yg mengajar tik sebagian besar tidak sesuai dengan latarbelakang pendidikannya, maka sebaiknya guru tik dialihkan untuk mengajar mapel bidang studinya
 
No Komen : 56
Aatmadeva :: 25-04-2013 01:19:16
Yang pas dihapus semua. Biar hancur sekalian. wong mau membuat bangsa cerdas kok diusik terus. dibolak-balik seperti membuat telur dadar diatas penggorengan. Kembali ke jaman Majapahit saja. Majapahit tanpa kurikulum bisa menguasai Nusantara. Ya to...
 
No Komen : 55
maria R :: 21-04-2013 04:10:55
sebuah kebijakan baru selalu menimbulkan pro kontra... kita dukung aja kurikukulum 2013 untuk kemajuan anak bangsa...
 
No Komen : 54
edi jumhadi :: 29-03-2013 03:25:58
pak mentri yg terhormat, sy guru honorer tik di swasta ingin bertanya bagaimana nasib saya dan yg senasib ke depan bila tik di hapus, gelar saya s.kom, kata bapak kalau yg izasahnya yg tidak sesuai bleh mengajar di mata pelajaran lain trus bagaimana yang latar belakangnya dari s.kom, bolehkah mengajar mapel lain dan bisa dapet sertifikasi walaupun ngajar bukan tik, saya dah mengajar selama 12 tahun.
 
No Komen : 53
deni agustin :: 27-03-2013 21:12:15
Intinya perlu sosialisasi bagi kami guru2 tik...sosialisasi yang tidak membuat hati kita galau...implementasi kedepan mapel tik terintegrasi dgn mapel lain..berarti scr logika kt jg hars meningkatkan kompeten kita sbg guru tik...flash bs terintegrasi dgn fiska+kimia...corel bs terintegrasi dgn mulok batik...dsb
 
No Komen : 52
marningsih :: 27-03-2013 09:34:15
tolong beri informasi yang jelas bagaimana nasip guru tik,apalagi yang sudah sertifikasi...jangan nasip mereka digantung yang tidak jelas
 
No Komen : 51
Vaez :: 26-03-2013 23:34:54
HAHA...mungkin yang cocok untuk kurikulum 2013 Menterinya yang dihapus atau di ganti menteri baru...Golput Yes..HAHHAHAHA.. Ada ada saja Pemerintah, bagus mendikbud kemaren bkn yang sekarang.. harap maklum ya pak, orang lagi risau berkomentar..maaf2 jika menyinggung perasaan..karena andapun gak mikirin perasaan kami para guru TIK.
 
No Komen : 50
Vaez :: 26-03-2013 23:22:41
TIK dihapus di kurikulum 2013 sangat tidak setuju, kenapa :
1. Lab komputer dan sarana di dalamnya mau dikemanakan ?, di botot kan atau mau bagi bagi sama dinas pendidikan setempat.
2. Untuk siswa dipedalaman atau daerah pedesaan gmana mau melek teknologi.
3. Gimana mu integrasikan dengan mapel lain, wong banyak guru mapel yg lain masih gaptek malah hidupkan dan matikan komputer sesuai prosedur saja blm bisa, ini fakta ditempat saya mengajar
4. Komputer/ Infocus rusak/heng disekolah Guru TIK tempat reparasi dan informasi, Mau UKG guru TIK yang menjadi tempat bertanya disekolah, Mau buat web sekolah guru TIK yang bekerja,Siswa mau bertanya tentang teknologi guru TIK yang dicari pak Mhd.Nuh Cs yang terhormat untuk tempat bertanya,bukan guru mapel lain pak.....
 
No Komen : 49
:: 22-03-2013 00:59:43
pemerintah tidak memperhatikan nasib para guru TIK,mereka hanya mementingkan diri mereka sendiri...
 
No Komen : 48
rangga :: 17-03-2013 06:20:19
sensasi diakhir jabatan, kasian nanti menteri penggantix,,,,,
 
No Komen : 47
nahrawi :: 17-03-2013 06:12:05
Aneh,,,,aneh,,,,aneh,,,,
 
No Komen : 46
I Made Ari Purbawa :: 09-03-2013 10:14:03

Saya adalah salah satu guru TIK di salah satu SMA Negeri, melihat draf kurikulum 2013 dimana mata pelajaran TIK dihapuskan, hal itu menjadi pukulan yang berat bagi kami guru-guru TIK.
Ditambah TIK dihapuskan karena alasan :
- Materi pembelajaran internet berdampak negatif
- Materi pembelajaran TIK sudah cukup dikuasai oleh masyarakat.

Alasan itu sangat berbanding terbalik karena menurut pemikiran kami :
- Kalaupun materi internet memang berdampak negatif, biarlah cukup materi internetnya saja yang dihapus, tidaklah sampai menghapus mata pelajaran TIKnya, masih banyak hal yang bisa dipelajari pada Teknologi Informasi dan Komunikasi selain internet.

- Materi pembelajaran TIK sudah cukup dikuasai oleh masyarakat, tetapi tidak mencakup seluruh masyarakat Indonesia. Wajarlah TIK sudah cukup akrab dimasyarakat perkotaan, apalagi kota-kota besar yang setiap saat membutuhkan Informasi dan Teknologi. Tetapi apakah di Ujung papua sana TIK juga cukup akrab selayaknya masyarakat perkotaan mengatakan akrab..?

-
 
No Komen : 45
udin :: 05-03-2013 08:56:47
Tik adalah mapel yg paling disukai anak, saya yakin kalo mapel TIK di hapus, anak pasti sulit dalam memahami Teknologi. Terutama Office dan grafis sangat dibutuhkan jika mereka bekerja..... kalo tidak di ajarkan pada anak... yakin sangat kesulitan dalam jenjang lebih tinggi....
 
No Komen : 44
Budi :: 02-03-2013 21:12:31
Sebenarnya pemerintah itu maunya apa to? Kok tidak pernah membiarkan para guru hidup tentram? selalu diusik... Bagaimana mau maju pendidikan di Indonesia kalo gurunya disibukkan dan diusik terus... Alangkah baiknya kalo kebijakan-kebijakan itu ditujukan langsung pada peserta didiknya, sehingga guru bisa konsentarasi mendidik siswanya. Dan saya yakin dengan demikian akan muncul guru-guru yang aktif, kreatif dan inovatif.
 
No Komen : 43
madhiyah :: 02-03-2013 11:16:34
asal pak menteri tau... belum semua guru-guru mapel tau mengoperasikan komputer. selamat belajar komputer deh buat guru-guru yang mapelnya tidak dilengser... hai penguasa pendidikan turun dong di sekolah-sekolah liat keadaan sekolah apakah anak didik dan gurunya sudah pintar komputer atau belum..
 
No Komen : 42
nurhayati :: 27-02-2013 11:08:16
saya adalah guru tik di salah satu sekolah swasta di jakarta pusat. saya sudah hampir 9 thn mengajar tik di sekolah ini, jadi sudah GTT n sdh sertifikasi di tahun ini. syarat GTT di sekolah saya sama dengan syarat sertifikasi yaitu min 24 jam. jika TIK di hapus, itu berarti GTT n sertifikasi saya akan hilang.jika itu hilang berarti ada kemungkinan saya akan menjadi pengangguran. karena kalo tidak GTT, penghasilannya nya jauh dibawah UMR. alias rugi kalo tetap lanjut. terus terang, untuk mencari pekerjaan sekarang ini apalagi dengan usia yg sdh tdk muda walau sdh berpengalaman bukanlah hal yg mudah.saya yang sudah mendapatkan pekerjaan bahkan sdh punya stattus pegawai tetap kemungkinaan besar harus jadi pengangguran karena TIK akan di hilangkan di kurikulum 2013. mungkin para perumus berpikir, ada banyak lapangan usaha yang bisa di buka oleh guru TIK seperti buka warnet, tempat pengetikan, kursus dll, tapi kan itu butuh modal n bakat bisnis.tidak semua orang memiliki itu. mungkin saya bisa saja tidak begitu masalah karena kemungkinan besar saya akan menjadi ibu rumah tangga saja yang akan bergantung pada suami.walau sebenarnya kalo dipikir pikir akan sangat menyakitkan kalo itu terjadi. kita seperti di depak, di buang, dianggap tidak berguna/ berfungsi apa2 sehingga harus di singgkirkan dengan cara menghilangkan mata pelajaran TIK. sekarang saja, teman2 sdh mulai menertawakan kita guru2 TIK karena kata nya tahun depan sdh tidak ada dalam daftar krn dianggap tidak penting, mereka mengira bahwa materi yang mereka sajalah yang dianggap penting di negara ini makanya di pertahannkan materi tersebut di negara ini.
Para perumus kurikulum 2013 yang terhormat! Pernahkah anda2 semua berpikir efek dari yang akan anda terapkan pada kurikulum 2013 nanti? saya adalah hanya salah seorang dari sekian ribu orang yang mungkin mengalami hal ini. merasa tersingkir bukan karena ketidak mampuan mengajar. ditertawakan / disepelekan oleh rekan karena dianggap sudah tidak akan masuk dalam daftar dan mungkin akan menjadi pengangguran???
saya sdh pernah mengalami mengajar di semua jenjang pendidikan. di t4 mengajar saya, hampir semua siswa memiliki komputer di rumah. kalo dilihat dari segi fasilitas yang mereka miliki, seharusnya mereka sdh sangat pintar komputer bukan? sayangnya, kenyataan nya tidak,. mereka hanya pintar main game n facebook an. word, excel n lain2 kalo tidak di ajari mereka tidak bisa.sedangkan di ajari aja , diantara mereka tetap banyak yang masih ga bisa, apalagi kalo tidak diajari karena mata pelajaran TIk sdh dihilangkan.yang ada, nanti di kurikulum 2013 orang tua akan mengeluarkan biaya yang akan besar untuk memasukkan anaknya ke t4 kursus komputer agar mereka tau TIK. mereka harus tau TIk karena di kurikulum 2013 sdh dirancang anak2 tetap harus bisa menguasai TIK walau sdh tidak belajar lagi di sekolah. nah... bagaimana nasib siswa yang tidak punya biaya untuk kursus komputer? apa iya semua guru bidang studi akan sanggup mengajarkan materi tik n bidang studi mereka sekali gus dalam waktu 2 jam? selama ini disekolah saya, yang paling berperan memajukan sekolah adalah guru TIK. guru 2 dilatih oleh guru TIK supaya menjadi pintar dalam menggunakan komputer. tapi setelah guru2 di sekolah itu semua pintar, guru tik tersebut harus di abaikan karena merasa semua ilmunya sudah diserap oleh guru bidang studi yang lain?
wahai para perumus n pejabat pendidikan yang akan menerapkan kurikulum 2013, apakah anda sdh memikirkan berapa banyak orang yang akan disakiti, dikorbankan dengan menghapuskan pembelajaran TIK ini? ada banyak sekali pak yaitu guru TIK nya, siswa yang tidak mampu n juga orang tua. banyak masyarakat akan sangat resah. penggangguran akan bertambah, karena banyak sekali universitas yang membuka jurusan komputer, lapangan kerja mahasiswanya dibatasi.lulus kuliah-pengangguran deh.lihatlah, sekarang aja di tahun 2013, perampokan, kejahatan semakin meningkat karena taraf hidup manusia di negara kita semakin rendah, harga barang naik, penghasilan tidak bertambah. kita kerja saja , masih tidak cukup apalagi kalo tidak kerja. bagaimana nasib kita dan negara kita nanti????
tolong perhatikan, ingat dan camkan wahai para pejabat n perumus kurikulum 2013 yang terhormat, janganlah membuat keputusan hanya supaya di lihat orang anda2 disana punya terobosan/program baru saat menjadi pejabat sehingga seakan akan kalian ahli padahal tidak ahli. jangan hanya memikirkan diri sendiri.salah2, anda akan rugi sendiri.bagaimana kalo anada2 semua yang ada di posisi kami???pikirkan itu!
 
No Komen : 41
zein :: 23-02-2013 11:04:31
zein
perlu lg diketahui bahwa saya guru TIK yang sudah bersertifikasi...mohon penjelasan penggagas kurikulum....
 
No Komen : 40
zein :: 23-02-2013 11:02:03
Sy guru TIK pada SMP Negeri 2 Ampana Kota, Kab. Tojo Una-Una, Sulteng...
perlu cros cek khususnya anak didaerah kami masih relatif gaptek. Mengajar dasar komputer aja sudah repot, gmana lg guru lain mengaplikasikan TIK dalam pembelajarannya masing-masing smentara mrk juga sudah dibebani tugas mengajar yang bhs indonesia sudah menjadi 6 jam?bagaimana mengintegrasikannya disetiap mapel? bagaimana sekolah yang ada dipelosok?dan yang terpenting kami mau diapakan?jika prakarya masuk mapel, mana kurikulum pembelajarannya????mulai dari silabus-RPP sampai penilaian?mhon jawabannya...
 
No Komen : 39
M.E.Gunawan :: 22-02-2013 22:54:16
Assalamu'alaikum, semoga kita semua senantiasa diberikan kekuatan untuk mengabdi pada sang pencipta alam semesta ini.
Sy juga Guru TIK yang sudah memiliki sertifikat, sy rasa rasa cemas, risou, galau, itu wajar. karena orang hidup pasti ada cobaan dan ujian dan itu sudah menjadi Sekenario Alloh. yang penting kita tetap semangat berjuangan untuk kebaikan generasi penerus kita. sabar, tawakal. semoga kita semua bisa melewatinya. amin. Pa Mentri Pasti Tau Kondisi Kita pasti rumuskan masalah kita juga.
 
No Komen : 38
Putra :: 18-02-2013 20:08:53
Aslm...Pa' Mentri ... gimana nasib kami Guru TIK, apakah Bpk sudah punya Solusi bagi kami, apa bpk sdh memikirkan dampak postif & negatifx bg guru TIK jika berlaku kurikulum 2013,...mungkin bpk bisa membaca kutipan brikut sbg bahan renungan : Ya Allah, sungguh kezaliman hamba-hamba-Mu telah tegak di negeri-Mu, sehingga keadilan dimatikan, jalan-jalan diputuskan kebenaran dihapuskan, kejujuran disia-siakan kebajikan disembunyikan, keburukan ditampakkan ketakwaan direndahkan, petunjuk dihilangkan kebaikan dimusnahkan, keburukan ditegakkan kerusakan dikembangkan, kekufuran dikuatkan kezaliman dipenuhi, perubahan dimusuhi Ya Allah, Tuhanku Tidak ada yang dapat melepaskan kami dari semuanya kecuali kekuasaan-Mu Tidak ada yang dapat melindungi kami dari semuanya kecuali anugrah-Mu Ya Allah, maka hancurkan kezaliman. Putuskan belenggu penindasan. Hancurkan pusat kemungkaran. Muliakan orang yang menghindari kezaliman. Cabikkan akar-akar para pelaku kesewenang-wenangan. Tutupkan kepada mereka kekurangan setelah mereka berlebihan. Ya Allah, segerakan kepada mereka kebinasaan. Porak-porandakan mereka dengan perpecahan. Turunkan kepada mereka hukuman. Ambil nyawa kemungkaran. Sehingga tenanglah orang yang ketakutan. Tenteramlah orang yang kesulitan. Kenyanglah orang yang lapar. Dipelihara orang yang terlantar. Dilindungi orang yang terusir. Dikembalikan orang yang terbuang. Supaya orang fakir dikayakan. Orang yang meminta perlindungan dilindungi. Orang besar dihormati, orang kecil disayangi. Orang teraniaya dimuliakan, orang zalim dihinakan. Orang kesusahan dibahagiakan. Supaya lepaslah segala derita, dan hilanglah segala nistapa Matilah pertikaian dan hiduplah kasih sayang Pengetahuan menjulang tinggi dan perdamaian menyebar luas Perpecahan disatukan dan ketenangan dikokohkan Iman dikuatkan dan Al-Qur’an dibacakan Sungguh, Engkaulah Maha Pembalas, Pemberi nikmat, Penabur karunia. (Manhaj Ad-Da’awat: 263)
 
No Komen : 37
MASDAWI :: 17-02-2013 11:00:18
apa boleh mapel TIK di jadikan mata pelajaran Muatan Lokal ?
 
No Komen : 36
Chrys :: 16-02-2013 18:52:44
Betapa Melaratnya Nasib para sarjana Komputer....termasuk sy...Gmana Nasib kami kedepannya Kalo TIK dihapus di KUr.2013....Di Flores-Maumere-NTT..anak2 kami Juga Gmana Nasibnya.....kami di Flores anak2x saja masih minim pengetahuan tentang Teknologi..sungguh mengharu biru.....Indonesia lama2 bisa kembali ke jaman Batu.
 
No Komen : 35
Darma :: 04-02-2013 13:16:40
saya guru IPS, mohon maaf koq pelajaran IPS jam tetap padahal dalam materi IPS itu terdiri dari 4 materi yang mana sampai sejauh ini gak ada perguruan tinggi yang membuka jurusan IPS yang mengkafer pelajaran sosiologi, geografi,sejarah, ekonomidalam satu jurusan. Bagaimana nasibnya para guru IPS y sudah tersertifikasi, apalagi sudah terlanjur dalam satu sekolah terdiri dari guru ekonomi, sosiologi, sejarah dan geografi. kalau dibagi 4 dari 4 JP brarti seorang guru hanya dapat 1 jam,sementara klo sudah tersertifikasi harus mengajar 24am. Gimana nasibnya yg sekolah kecil.... ambil jam disekolah lain semuanya udah punya guru dan sudah bersertifikat. Terus bagaimana nasib kami para guru IPS kedepan....,sementara mp lain ada yang ditambah,,,,bahkan ada yg dikurangi... padahal semua mata pelajaran itu penting......
 
No Komen : 34
RIPTO :: 31-01-2013 10:34:55
MAPEL TIK TERINTEGRASI DI SEMUA MAPEL? APA MAKSUDNYA?
a. Apakah semua guru mapel menyampaikan materi dengan PENDEKATAN IT? Bila itu yang terjadi, maka apa hubungannya dengan penghapusan mapel TIK. Sehingga penghapusan TIK, TAK PERLU DILAKUKAN.
b. Apakah semua guru mapel harus menyampaikan materi tentang Word, XL, Browsing dsb? Bila ya, maka mapel TIK MEMANG PERLU DIHAPUS. tetapi, BILA gal itu terjadi, apakah tidak rancu dan memberatkan guru semua mapel? Apakah malah tidak mengganggu penyampaian materi yang lebih esenssi yang berupa conten mapel tsb?
mohon penjelasan Pak menteri..
 
No Komen : 33
muammar :: 30-01-2013 10:02:57
kebikajan ini perlu dipertimbangkan .... saatnya anak anak belajar berbasis IT kok malah mapel TIK di integrasikan ... itukan merupakan hal yang tidak gampang ... kalau gitu guru guru yang perlu banyak latihan dulu... gimana nasib guru TIK ?
 
No Komen : 32
Mahlan :: 29-01-2013 13:21:48
Saya setuju, kalau TIK dihapus kita demo saja besar-besaran, kurang puas jadi hacker saja.

HIDUP TIK
 
No Komen : 31
Jose :: 29-01-2013 11:20:53
Bapak ibu tak perlu takut dan cemas tetap fokus mengajar. Kita tunggu sampai Pemilu 2014 semoga menterinya diganti termasuk kebijakannya.
 
No Komen : 30
alfi andri :: 28-01-2013 10:43:29
assalammu'alaikum..
pelajaran tik untuk smp baru tingkat dasar..setelah di lakukan uji kompetensi kepada siswa 70% siswa baru bisa "mengetik" dengan aplikasi ms word..padahal pada aplikasi tersebut masih banyak yang bisa dilakukan tidak hanya "mengetik" saja...kalau hanya di integrasikan sama saja dengan anak kelas 3 sd yang baru bias menulis tanpa ada pengetahuan bagai mana cara menulis dengan benar..
 
No Komen : 29
AISYAH SAID :: 23-01-2013 17:10:46
ASS.BAPAK PEMBUAT KEPUTUSAN YANG TERHORMAT 1 SEBELUM BAPAK MEMBUAT KEPUTUSAN APAKAH BAPAK MEMIKIRKAN JUGA KAMI YANG TINGGAL DI DAERAH TERPINCIL ? JANGAN CUMA PERKOTAAN YANG SUDAH MAJU DAN BERBASIS INTERNET YANG DILIHAT. TERUTAMA KAMI YANG BERADA DIBELAHAN INDONESIA TIMUR JANGANKAN KOMPUTER LISTRIK SAJA TIDAK ADA APALAGI YANG NAMANYA JARINGAN INTERNET. UNTUK KIRIM APALIKASI PENDATAAN DIKDAS KAMI HARUS KE KOTA KABUPATEN YANG MEMILIKI JARINGAN INTERNET. SEKALI LAGI TOLONG DIJELASKAN APA INI YANG DISEBUT KEMAJUAN MENURUT BAPAK ? ATAU HANYA INGIN MENGHABISKAN ANGGARAN SEHINGGA MENYUSAHKAN ANAK BANGSA KE DEPAN ? DIMANA HATI NURANI BAPAK YANG TERHORMAT. JAM PELAJARAN AGAMA DIKURANGI ATAU INI MERUPAKAN CARA AMERIKA UNTUK MEMERANGI BANGSA INDONESIA SUPAYA KITA TIDAK MENGETAHUI DUNIA LUAR ?????
 
No Komen : 28
Siti Aminatun :: 23-01-2013 08:31:49
Assalamu'alaikum... Ikut urun rembug ya... Pelajaran TIK SMP/MTs saat ini ibaratnya cuma seperti belajar memakai baju, hanya mempelajari cara menggunakan aplikasi orang lain. Jadi anak-anak sebenarnya belum diajari tentang ilmu TIK. Pembuat kebijakan hendaknya mempunyai wawasan yg luas tentang ilmu pengetahuan. Karena Menyangkut masa depan bangsa. Kalau cuma memakai baju memang gak harus sekolah kan??? diutak-atik sendiri juga akhirnya bisa.... Seperti itu ibarat materi TIK saat ini. Saran saya, perbaiki kurikulum TIK! Jangan malah dihapus! Ajari anak-anak tentang ilmu TIK yang sesungguhnya, jangan cuma diajari cara menjadi user tok. Kurang bermutu memang materi mapel TIK saat ini, harus ditingkatkan. Agar generasi muda bisa menciptakan segala hal seperti anak-anak di negara lain. Kalau para pejabat tak bisa membawa kemaslahatan umat lebih baik tau diri aja, jangan cuma senang jadi pejabat. Tanngung jawabnya dunia wal akhiroh lo... Apalagi kalau sampai merugikan banyak pihak.
 
No Komen : 27
Pramudika :: 22-01-2013 10:38:42
ADA APA DENGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA, TIDAK DIPUNGKIRI SAYA DAN TEMAN2 SUDAH TERBIASA DENGAN INTERNET DAN BEBERAPA APLIKASI. INI JUGA BANTUAN TEMAN DAN GURU SAYA. TAPI NANTI SAYA HARUS BELAJAR SENDIRI KARENA PERKEMBANGAN SOFTWARE TERNYATA SANGAT CEPAT. INI TIDAK MASALAH BAGI SAYA WALAU LAMA PASTI BISA, KARENA SAYA MEMANG TERTARIK PADA TIK. TAPI BAGAIMANA DENGAN TEMAN2 SAYA, BAKAN BANYAK GUR DITEMPAT SAYA MENGJARPUN MASIH BINGUNG KALO MENGGUNAKAN LAPTOPNYA. AH SUDAHLAH SAYA BINGUNG... BAGAIMANA GENERASI SAYA DAPAT MENGIKUTI PERKEMBANGAN IT YANG SANGAT CEPAT KALO TEMPAT BERTANYA DAN BERLAJAR SAYA DIHAPUS.... SELAMAT JALAN IT, JADILAH GENERASI TERTINGGAL, N GATEK HE..... HE KCIAN DH KM ADIEK2 KELASKU....
 
No Komen : 26
Mhs Pend TI :: 22-01-2013 05:44:43
Gmn nasib mahasiswa seperti saya yg menempuh jurusan Pendidikan TI :(
 
No Komen : 25
rudiana :: 17-01-2013 18:58:07
Seorang guru TIK non PNS bisa kuliahkan anaknya setelah mendapatkan tunjangan sertifikasi TIK, tapi nasib selanjutnya entah bagaimana jika emang TIK dihapus pak metri.......tegakah ia menghentikan kuliah anaknya ?, untunglah ia seorang guru yg tak mungkin nekad walau kepeped. Ia ingin anaknya menjadi harapan bangsa, tapi jika kuliah terputus...... haruskah mentri disalahkan?, tolong pak mentri, jangan samakan gaji saya dengan dirimu, lihatlah nasib orang-orang di bawahmu yang hanya punya mimpi.......
 
No Komen : 24
ewko :: 17-01-2013 08:38:09
saya harap mentri pendidikannya diganti aja.karena gak tau teknologi.....
 
No Komen : 23
nazar :: 15-01-2013 09:37:11
Ya Allah tolonglah kami sebagai guru TIK...mudah2an mapel TIK tidak dihapus...kepada pemerintah sebaiknya lebih arif dalam memutuskan suatu kebijakan...
 
No Komen : 22
Risa juanita :: 10-01-2013 17:58:39
Assalammu'alaikum,bapak menteri yg terhormat,saya adalah guru TIK dari Banyuwangi,hanya ingin bertanya kenapa mapel TIK di hapus pak,padahal di era globalisasi ini semua siswa harus melek IT. Jika kebijakan bapak menteri yg terhormat tetap dilanjutkan bukankah gurunya yang semakin pintar dan anak bangsa jadi gagap teknologi alias gaptek. Kalau siswa dari kota masih mungkin di rumah punya laptop,tapi bagi siswa yang ada di tingkat desa seperti anak didik saya, bisa beli buku saja alhamdulillah pak. Selama saya mengajar TIK siswa kelas 7 banyak yg belum tahu cara mengoperasikan komputer sama sekali,bahkan pegang mouse saja bingung. Bapak menteri yang terhormat,jikalau keputusan itu tidak bisa berubah,smua harus jelas,mau di kemanakan guru TIK? Apakah kami harus jadi pengangguran mendadak?bagaimana juga nasib anak bangsa yang gaptek IT nantinya jika TIK di hapus? Mohon penjelasannya segera ya pak ..
 
No Komen : 21
akhmad kusyairi :: 07-01-2013 10:43:49
Lebak Pasongsongan Sumenep Madura

saya guru TIK di MTs yang terletak di pedesaan, setelah saya pikir mendalam (tanpa mendahulukan kepentingan pribadi) tentang adanya kurikulum 2013 yang menghapus mapel TIK, saya setuju saja mau diobok-obok model apapun atau bahkan lebih baik jika ditingkat SMP itu langsung penjurusan dan Mapel yang diajarkan hanya Mapel yang sesuai dengan jurusannya saja, contoh jurusan IPA semua yang diajarkan hanya IPA ditambah agama dan tentunya juga yang diajarkan penguasaan komputer karena ada keterkaitan seluruh mapel dengan komputer. dengan begitu saya yakin indonesia akan banyak orang yang hebat karena menguasai mapelnya sejak SMP sampai perguruan tinggi.
berbeda dengan kurikulum yang sekarang masih memasukkan mapel macam-macam yang ujung-ujungnya tidak menghasilkan siswa berbobot yang pada akhirnya akan merubah kurikulum seperti saat ini.
jadi saya harapkan sekali merubah kurikulum rubah semua dan tinggal lembaga masing-masing yang mengatur kelulusan dan mapel yang diajarkan, kalau seperti saat ini saya hanya bisa katakan "damailah hati" walau TIK tak lagi diperlukan dan UN masih menjadi tolak ukur pendidikan di Indonesia.
 
No Komen : 20
Hari Istiardi :: 03-01-2013 11:43:02
Di kasih pelajaran TIK aja masih banyak anak yang takut pegang komputer!atau spesifiknya pegang mouse aja takut?apalagi kalo ga di ksh pelajaran TIK di jenjang SMP?????? pernahkan P, Menteri atau Perumus Kurikulum terjun langsung ke lapangan... terutama di daerah!!!!!....melihat langsung pembelajaran di lapangan? mereka hanya bisa OMONG thok!atau hanya tau secara TEORI... jangan menyamakan permasalahn di PENDIDIKAN... karena kultur PENDIDIKAN di tiap daerah TIDAK SAMA!
 
No Komen : 19
edi :: 02-01-2013 21:23:02
apakah M.Nuh tau dengan komentar2 diatas,....
mending jadi hacker aja guru2 TIK darpada di ombang ambingkan kayak gini...
 
No Komen : 18
nalia :: 31-12-2012 17:47:48
Saya salah seorang guru TIK di berastagi. Saya tidak setuju kalo pelajaran TIK dihapuskan, bagaimana siswa didaerah bisa mengetahui perkembangan teknologi kalo disekolah siswa tidak mendapat pengetahuan tentang teknologi.Dan penerapan TIK dalam setiap Mapel..apakah sudah di pastikan Guru Mapel dapat menggunakan Laptop atau Intenet. Untuk melaksanakan UKG saja mereka ketakutan dan meminta bantuan kepada kami Guru TIK untuk menjelaskan secara singkat.."Bagaimana nasib sekolah kalo disekolah tidak ada TIK dan bagaimana perkembangan siswa di daerah yang tidak mampu membeli alat2 yg menunjang TIK,kalo cuma sekedar melihat Guru Mapel menyampaikan persentase di depan kelas tanpa mempunyai media sama saja Nol besar".Jadi Tolong mengertilah implementasi di kota sama di pedesaan tidak bisa sama. Kurrikulum yang baik adalah kurrikulum yang berkarakter sesuai dengan SDM yang sesuai dengan keadaan daerahnya.
 
No Komen : 17
susilo :: 29-12-2012 01:43:53
apapun alasanya yang jelas bahwa mapel tik telah dijadikan korban atau dikorbankan
 
No Komen : 16
Uus Darusman, S.Pd.M.M.Pd :: 25-12-2012 21:56:32
Tidak usah khawatir dengan sertifikasi, karena jika mengundang masalah dengan guru yang sudah diberi sertifikat lalu dicampakan begitu saja, maka reaksi negatif yang akhirnya akan muncul permasalahan kepada pemerintah juga...
 
No Komen : 15
amirun akhir :: 24-12-2012 17:48:03
ALLAHHUMA SALLI 'ALA MUHAMMAD,ALLAHHUMA SALLI 'ALA MUHAMMAD,ALLAHHUMA SALLI 'ALA MUHAMMAD.
ASSALAMU'ALAIKUM WRB,
WAHAI PARA PEMBUAT KEBIJAKAN, TOLONG JELASKAN APA TUJUAN MENGHAPUS MAPEL TIK, APA TUGAS GURU TIK DIKURIKULUM BARU ITU, BERAPA JAM PELAJARAN KAMI DIAKUI DALAM SATU MINGGU.
WAHAI PARA PEMBUAT KURIKULUM.. JANGAN BIKIN RESAH MASYARAKAT, APALAGI GURU, MASYARAKAT SUDAH BINGUNG JANGAN DITAMBAH BINGUNG DENGAN KEBIJAKAN BARU INI, ANDA AKAN BERDOSA.. ANAK ISTRI ANDA AKAN IKUT SUSAH .KALAU MEMANG PUNYA I'TIKAD BAIK DENGAN KURIKULM BARU, JANGAN ADA YANG TERABAIKAN DAN JANGAN TIMBUL KAN KERESAHAN DIMASYARAKAT APALAGI KAMI PARA GURU TIK INDONESIA,KAMI BUKANNYA MENGUGNKIT-UNGKIT JASA KAMI DI EKOLAH SELAMA INI TAPI TOLONGLAH PANDANG KAMI SEPERTI GURU BID. STUDY LAIN YANG DIANGGAP SAMA PENTINGNYA, JANGAN DIPANDANG SEBELAH MATA SEPERTI INI, MENCAMPAKKAN KAMI TANPA TUGAS BARU YANG JELAS.TAHU NGGAK PARA PEMBUAT KEBIJAKAN DENGAN ANDA SOSIALOSASIKANNYA KURIKULUM ANDA YANG BARU ITU, SEJAK PERTENGAHAN NOVEMBER 2012 YANG LALU SAMPAI SAAT NI KAMI PARA GURU TIK MENDAPAT PANDANGAN LAIN DISEKOLAH DARI GURU BIDANG STUDI LAIN .
KALAU PARA PEMBUAT KEBIJAKAN TIDAK MENGINDAHKAN DAN TIDAK MEMPERTIMBANGKAN KAMI SEBAGAI GURU TIK , KAMI KUMPULAN GURU TIK SE- INDONESIA SIAP DEMO KE JALAN-JALAN DI JAKARTA. KARENA KAMI JUGA MANUSIA, PUNYA HAK AZAZI UNTUK MENUNTUT HAK-HAK KAMI, KAMI BUTUKH PEKERJAAN, KAMI SELAMA INI AMAT SANGAT SENANG MENGAJRAKAN TIK INI KEPADA ANAK DIDIK KAMI, SEBALIKNYA MEREKA JUGA SENAG BELAJAR TIK, DENGAN PENUH SEMANGAT MEREKA AKAN BERLARI KE Lab. KOMPTER SAT MEREKA MAU BELAJAR DENGAN SAYA.TAPI MUNGKIN YANG PENTING SAAT INI ADALAH MENAMBAH/MERUBAH SISTEM PEMBELAJARAN TIK ITU SENDIRI, KALAU SELAMA INI TIK TERDIRI DARI TEORI DAN PRAKTEK, SEKARANG PRAKTEKNYA LEBIH BANYAK DARI KEMAREN.

SAYA PERNAH MENANYAKAN KEPADA SEKELOMPOK SISWA DISEKOLAH SAYA, "BAGAIMANA NAK KALAU TAHUN DEPAN KALIAN TIDAK BELAJAR TIK LAGI"?. DENGAN SERENTAK MEREKA KAGET DAN PROTES .. "TIDAK ENAK... KAN KAMI SENANG.. BELAJAR TIK".KENAPA DIHILANGKAN ?
ITU BARU BEBERAPA ORANG APALAGI YANG LAIN JELAS TIDAK SETUJU.
SEKALI LAGI PETIMBANGKANLAH PARA PEMBUAT KEBIJAKAN .. SEBELUM KAMI BENAR-BENAR DEMO..
WASSALAM
AMIRUN, S.Kom
 
No Komen : 14
muji santosa :: 20-12-2012 05:52:26
Mohon perhatian kepada tim perumus kurikulum 2013 agar memperhatikan dan memperjelas posisi BK dan jangan lupa
meminta masukan dari ABKIN. Jika perlu untuk bicara masalah pedidikan di Indonesia libatkan pelaksana di lapangan / guru, karena mereka lebih tahu kondisi dan yang sesungguhnya terjadi, jangan sampai kita sibuk dengan kurikulum baru, baru..., dan baru lagi sementara bangsa lain sudah sampai Mars.
 
No Komen : 13
Syahran Mohamed :: 18-12-2012 21:49:51
Pomeo Purba sdh sering kita dengar..orang baru pasti ada kebijakan baru. Kebijakan baru pastinya ada yang dikorbankan ada yang diuntungkan. Rugi jk TIK di hapus untung besar bagi pejabat yang mengeluarkan kebijakan...hehe..biasa proyek raksasa ...
 
No Komen : 12
randi :: 15-12-2012 19:55:29
ass. saya adalah mhs stain bukittinggi yang sedang dalam menuntut ilmu di jentang perkuliahan dengan prodi PTIK(pendidikan teknik informatika dan komputer) ,.,. saya sangat tidak setuju jika kur 2013 menghilangkan mapel TIK , jika dihilangkan ,.,. apa gunanya kami yg berjumlah ratusan dan ribuan lagi dari universitas dan perguruan tinggi lainnya kuliah dengan prodi dan fakultas tsb,., toh nyatanya tidak bisa di implementasikan ke guruan kami,., sungguh kami mengorbankan waktu dan uang untuk mendapatkan gelar s1, s2 dan untuk mendapatkan peluang usaha ,.,jika kurikulum 2013 tersebut dengan menghapus mapel tik ,.,. kami mahasiswa tik yg jumlahnya di indonesia mencapai ribuan dan ditambah dengan guru tik akan demo besar besaran ,.,., dan pasti jika tetap di jalankan ,.,.saya rasa pengetahuan murid sd,smp,sma hanya yg bisa ia dapatkan di internet/diwarnet itupun jika ia mau mencari pelajaran,.,. jika tidak ,.,., apalah mereka tidak bisa ,.,., membuat daftar isi aja gk bisa mungkin,.,., karena,., ada teknik dalam pembuatan proposal, laporan dlll,.,., apa bapak/ibu2 pencanang menghilangkan mapel tik ,.,.,pelajaran tik itu hanya word,exel dan power point,.,.,? bukan hanya itu,.,. tapi masih banyak lagi,.,., jika dihapuskan mapel tik .,,., gaptek lah siswa di indonesia,.,tidak bisa masuk dunia kerja karena ndk bisa buat laporan bahkan surat lamaran dg menggunakan komputer,.,.


mohon pertimbangkan lagi,.,.,
 
No Komen : 11
jupe aja :: 14-12-2012 08:44:25
ya Allah bukakan pintu hati para pembuat kurikulum 2013,untuk tidak menzolimi kami..
 
No Komen : 10
adam :: 13-12-2012 11:56:25
Rencana Implementasi kurikulum 2013 digulirkan banyak pendapat dan wacana penerapan kurikulum yang baru lebih pada keraguan dan kekecewaan. pemerintah sudah seharusnya melibatkan guru dalam membuat kurikulum. draf yang sekarang sudah ada masih perlu dimintai pendapat personil pelaksana kebijakan. Jangan sampai penerapan kurikulkum hanya akan menimbulkan masalah baru yang semakin memperumit pendidikan di Indonesia. Kebingungan kita semua karena penjabaran yang tidak jelas sehingga menimbulkan multitafsir yang tidak jelas pula. Perlu dipikirkan jangan sampai pendidikan di Indonesia menjadi lebih maju. Buat temen-temen yang mapelnya diobok-obok jangan pesimis pasti ada jalan keluarnya. Selamat berjuang
 
No Komen : 9
Bayu nenggala :: 13-12-2012 11:29:21
kurikulum 2013 memiliki tujuan yg baik. tapi dengan mengilangkan TIK di SMP merupakan Kebodohan besar. penggagasnya yg bodoh.
 
No Komen : 8
ZAINUL ARIFIN :: 12-12-2012 20:49:33
Pelajaran TIK dihilangkan sangat tidak setuju, mengapa mengingat mata pelajaran TIK untuk jaman sekarang adalah sangat dibutuhkan apalagi TIK adalaha selalu mengalami perubahan dasn selalu berkembang, kalau tidak ada bimbingan dari guru yang memiliki kompetensi TIK mana mungkin siswa dapat menguasai teknologi ini,saran saya Silabus TIK nya yang diperdalam lagi.. sehingga siswa akan mampu mengembangkan potensinya..Disamping itu biar tidak menimbulkan keresahan bagi guru guru TIK yang dengan susah payah untuk memenuhi kompetensinya agar mendapatkan sesuatu yang diharapkan..akhirnya semoga Bapak Bapak pembuat kebijakan agar lebih Arif dalam memberikan keputusan agar tidak membingingkan kami kami yang dilapangan ,,semoga bangsa ini akan semakin maju..Amin
 
No Komen : 7
rahmad :: 08-12-2012 09:20:10
bagaimana nasib kami guru TIK?
 
No Komen : 6
Harmono :: 07-12-2012 13:10:24
Kepada para guru TIK ya terimalah aja nasibmu, dasar nasib lg sial, dulu pada awal adanya Mapel TIK, anda semuanya berjuang keras utk belajar TIK supaya bs ngajar TIK dg baik, tp skrg anda hrs berjuang lg utk mengamankan kebijaksanaan Mendiknas dengan dihapusnya Mapel TIK, Anda skrg hrs berkorban lagi dengan tdk mendapatkan jam mengajar ( berarti tdk kana dapat tunjangan profesi pendidik. Percayalah bahwa perjuangan anda tdk akan sia2, pasti Tuhan mempunyai rencana terbaik buat Anda semua
 
No Komen : 5
Harimurti Setyaningsih :: 07-12-2012 11:59:19
Guru2 TIK Seluruh Indonesia, tenang aja, nanti kalo Mapel TIK jadi dihapus, maka anda semua akan diangkat jadi anggota DPR, dengan gaji + tunjangan sebesar Rp 55 jt perbulan, gimana setuju?
 
No Komen : 4
budi :: 06-12-2012 20:56:19
Ayo turun ke jalan saja, di sini belum tentu dibaca, jangan mau diombang-ambingkan guru juga manusia makan nasi punya anak punya istri
 
No Komen : 3
dwi suprianto :: 06-12-2012 09:25:41
saya guru tik smp kota blitar. teman2 pengajar tik smp tidak usah risau. kita harus yakin pasti ada solusi untuk guru2 tik smp. tetap semangat dalam mengembangkan teknologi!!!!!!
 
No Komen : 2
Didik Effendi, SE :: 06-12-2012 08:36:48
Jika TIK SMP dihapus, maka :
1. Nasib guru TIK akan terkatung-katung, apalagi yang sudah bersertifikasi.
2. Siswa tidak lagi / kurang memiliki kompetensi TIK, padahal di saat ini siswa dituntut untuk menguasai TIK. walaupun alasannya TIK akan diintegrasikan ke mapel lain, tapi sudah siapkah masing-masing guru mapel ? dan apakah sarana pembelajaran berbasis TIK juga sudah mendukung ?
Jadi kesimpulannya saya selaku guru TIK tidak setuju jika TIK dihapus dari kurikulum.
 
No Komen : 1
joko purnomo :: 05-12-2012 23:37:12
assalamualaikum....
saya guru bhs jawa.mohon maaf apabila muatan lokal(bhs jawa)di tiadakan apa tidak menghilangkan kebudayaan yang ada di negara kita?tanpa ada ny a
muatan lokal sperti hal nya(bhs jawa) mau jadi apa anak--anak penerus bangsa kita tanpa ada nya bekal kebudayaan,pdhl buda ya kita harus tetap di jaga dan di lestarikan.
terus masalah nasib guru yang sudah bersusah payah mendapat kan gelar s1(bhs jawa)mau di buat pa lo muatan lokal sperti ni di hapus,trs nasib yg sudah ber tahun2 menjadi guru bhs jawa mau dikemanain.....
mohon di pertimbangkan lagi.....
 
Nama :
E-mail :
Web :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar


    [Emoticon]

Pengumuman PPMB

Artikel Popular

  • Silabus dan RPP Bimbingan Konseling berkarakter
    27-01-2012 18:06:47  (777)
  • Buku Pribadi Siswa untuk BK
    21-02-2012 23:13:55  (320)
  • Pembuatan Alat Peraga Bimbingan Konseling
    14-03-2012 09:09:01  (223)
  • Tes Karakter Orang
    18-02-2012 04:20:47  (217)
  • Saatnya Mengukur Sendiri Tingkat IQ Anda
    12-02-2012 12:43:11  (210)

Pengunjung

    1391628

PENCARIAN ARTIKEL


SILAKAN KETIK KATA KUNCI DIBAWAH INI

SELAMAT DATANG

Website ini dipersiapkan sebagai wadah saling berbagi keilmuan dan media pembelajaran dari berbagai sudut pandang Psikologi, Manajemen Sekolah, Perkembangan Dunia Pendidikan, Agama, Sosial, Budaya, dan Politik di Indonesia. Untuk Pengembangan website lebih lanjut sangat diharapkan masukan, kritikan dan saran yang sifatnya membangun dari pengunjung tercinta. Semoga artikel yang ada di dalam website dapat bermanfaat untuk kita semua, amin.

Motto Hidup

Torehkan Prasasti Hidup Dalam Wujud Keilmuan

Blog Guru Indonesia

Bookmark and Share

HUBUNGI PENULIS

Bagi pengunjung yang mencari informasi lebih jauh terkait artikel di website ini silakan hubungi kami di 081913042100 atau email ndorodemang@kemenag.go.id Trima Kasih.

Hadir di Facebook

Link Partner